Hukum & Kriminal

Rampok Sadis yang Tega Strum Korban kini Tertangkap Tim Cobra Polres Lumajang

Lumajang (beritajatim.com) – Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap 8 pelaku begal truk dan membunuh Zainudin (32) warga Desa Bades Kecamatan Pasitian. Dua pelaku di antaranya meninggal dunia lantaran melawan petugas saat akan diamankan.

Inilah data kawanan pelaku perampokan dan pembunuh sopir truk pasir di Mapolers Lumajang, Jumat (22/11/2019) :

1. Slamet Budiono (29) warga Desa Bades Kecamatan Pasirian sebagai Otak perampokan dan eksekutor.
2. Ahmad (19) warga Desa Bago Kecamatan Pasirian sebagai eksekutor (residivis kasus narkoba 1x dan begal 2x), meninggal dunia
3. Abduh (23) warga Desa Semampir Kota Surabaya sebagai eksekutor (residivis kasus penganiayaan 1x), meninggal dunia
4. Muhammad Miftakhut Toyib (19) warga Desa Genuk Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang ikut serta dalam aksi tersebut
5. Indra Irawan (34) warga Desa Pleret Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam aksi tersebut
6. Adi Rachmad (28) warga Perumahan Mutiara Keluarga Kelurahan Purworejo Kecamatan Purworejo Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam aksi tersebut
7. Ahmad Baidowi (35) warga Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar ikut serta dalam aksi tersebut
8. Dedi Nurdianto (25) warga Desa Bayeman Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam aksi tersebut

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan, 8 pelaku sudah tangkap semuanya. Dalam aksinya sangat sadis karena korban di aniaya, disetrum, dipukul pakai besi, mayatnya di buang dan truknya dirampok.

“Mereka sungguh jahat dan layak dijerat hukum paling berat,” ujar Arsal.

Masih kata dia, di ujung kepemimpinan di Kabupaten Lumajang ternyata masih saja diusik dengan kejadian begal yang bahkan menyebabkan korban meninggal dunia.

“Saya tegaskan sekali lagi, meskipun hari ini saya telah melaksanakan sertijab dengan Kapolres yang baru, namun semangat Tim Cobra Polres Lumajang untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Lumajang tak akan berkurang sedikit pun,” pungkas pria yang sebentar lagi menjabat sebagai Wakapolresta Bogor itu. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar