Hukum & Kriminal

Rampas Motor dan Bacok Korban, Tompel Diciduk Polisi

Jombang (beritajatim.com) – Sat Reskrim Polres Jombang membekuk bandit jalanan yang dikenal sadis dalam menjalankan aksinya. Pelaku adalah Widiyanto alias Tompel (23), warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Dalam menjalankan aksinya, Tompel dan komplotannya dikenal sadis. Terakhir, mereka melakukan perampasan sepeda motor di
area persawahan Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jumat (22/6/2018) silam. Usai mendapatkan jarahannya Tompel dkk kabur.

Komplotan ini juga sempat membacok korban menggunakan parang. Selanjutnya, sepeda motor korban dibawa kabur. “Mereka sempat buron. Dari lima orang, sudah berhasil kita tangkap satu pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (18/6/2019).

Azi mengungkapkan kronologi pembacokan dan perampasan itu. Yakni, pada Jumat 22 Juni 2018 sekira pukul 22.00 WIB, korban Abid Ahmad (25) dan Zainal, warga Gondoruso, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto, hendak ke rumah temannya di Mojoagung.

Sesampainya di area persawahan Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, korban berpapasan dengan sekitar 5 orang mengendarai 3 motor. Salah satu dari lima orang itu adalah Tompel.
Mereka kemudian meneriaki korban.

Tentu saja, Abid dan temannya berhenti. Saat itu tersangka menanyakan ke korban dimana ada pertunjukan kuda lumping. Nah, saat itulah salah satu pelaku berinisial TN langsung membacok pundak korban dan membawa lari sepeda motor Supra Fit nopol W 5471 PG milik warga Kemlagi itu.

Usai mendapatkan hasil kejahatan, komplotan bandit jalanan ini kabur. Sedangkan korban melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. “Kita kemudian melakukan penyelidikan dan mengarah ke tersangka. Setelah sempat kabur, salah satu dari mereka berhasil kita tangkap,” sambung Azi.

Pengakuan pelaku, uang hasil kejahatan itu digunakan untuk foya-foya. “Pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkas Azi Pratas. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar