Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Pura-Pura Pinjam Beli Obat, Warga Tuban Ini Malah Bawa Kabur Honda Jazz

Gresik (beritajatim.com) – Gara-gara berpura-pura meminjam mobil Honda Jazz milik Agus Slamet Riyadi (42) asal Pegedangan, Kabupaten Tangerang yang ditawari pekerjaan proyek di Gresik. M.Hafid (38) terpaksa berurusan dengan polisi. Pasalnya, warga asal Desa Banjarworo Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban itu membawa kabur mobil milik Agus Slamet Riyadi.

Kasus penipuan ini bermula, saat korban Agus Slamet Riyadi mendapatkan tawaran pekerjaan oleh pelaku yang mengaku bernama Budi (M.Hafid) mendapatkan proyek sebesar Rp 10 miliar. Kemudian korban bersama rekannya Bambang berangkat dari Tangerang menuju ke Gresik.

Usai tiba di Gresik, korban bertemu tersangka yang mengaku memiliki rumah di Jalan
Mutiara Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Gresik. Padahal, rumah tersebut milik Fauziah Lindawati yang akan menjual rumahnya.

Tanpa sadar ditipu oleh pelaku, korban bertemu dengan Agus Slamet Riyadi. Selanjutnya, di depan rumah tersebut. Pemilik rumah Fauziah Lindawati membukakan pintu pagar dan mempersilahkan masuk ke rumahnya. Tidak lama kemudian, pelaku meminjam mobil Honda Jazz wama putih nopol B 1927-JVC untuk membeli obat dan oleh-oleh

Tanpa berpikir panjang, korban percaya dengan bujuk rayunya tersangka yang mengira itu memang rumah milik pelaku M.Hafid. Korban selanjutnya memberikan kunci kontak mobil berikut STNK sekaligus menyuruh rekannya Bambang ikut dengan pelaku.

Saat sampai di depan toko swalayan. Rekan korban yakni Bambang turun untuk membell obat. Namun, pelaku M.Hafid angsung membawa kabur kendaran tersebut. Karena telah ditipu oleh pelaku. Kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Manyar, Gresik.

Kapolsek Manyar Windu Priyo Prayitno membenarkan ada kasus penipuan yang dialami warga Tangerang dengan melakukan penyelidikan.

“Saat diburu oleh anggota kami mendapat informasi bahwa pelaku akan dijemput oleh istrinya Yuliani di Terminal Bunder, Gresik. Mengetahui hal itu tim bergerak ke terminal. Lalu mendapati pelaku turun dari bus mendatangi istrinya sebelum ditangkap,” tuturnya, Rabu (8/12/2021).

Selain mengamankan pelaku lanjut Windu, anggotanya juga menyita beberapa barang bukti. Diantaranya satu kaos lengan pendek, satu buah celana pendek, satu buah ponsel, serta uang senilai Rp 38 juta. “Pelaku menggunakan modus berpura-pura menawarkan pekerjaan kepada korban. Setelah menjalani pemeriksaan pelaku kami tahan,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati