Hukum & Kriminal

Pura-pura Menolong, Motor Dibawa Kabur

Mojokerto (beritajatim.com) – Wedy Lilik warga Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto melaporkan kasus penipuan yang dialami suaminya ke Polres Mojokerto. Ini setelah suaminya menjadi korban kecelakaan dan sepeda motor miliknya dibawa kabur pelaku.

Kejadian tersebut dialami korban pada, Senin (8/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol S 4182 RU berjalan dari arah timur atau Mojosari ke Kota Mojokerto.

Korban yang hendak ke rumah orang tuanya di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditabrak orang tak dikenal dari arah belakang. Korban yang terjatuh dari atas sepeda motor ditolong korban yang berdalih mengantar ke rumah sakit. Ini lantaran korban mengeluh kesakitan akibat benturan dengan benda tumpul.

“Korban yang terkapar di aspal langsung ditolong pelaku,” ungkap Kasubag Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati, Rabu (8/4/2020).

Korban yang tak curiga kemudian menerima tawaran pelaku. Menggunakan motor korban, pelaku membonceng korban di antar ke fasilitas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Namun di tengah jalan, pelaku mengajak korban mampir ke SPBU dengan alasan BBM sepeda motor korban menipis.

“Saat mengisi BBM, korban diminta turun dan menunggu. Tapi saat korban lengah, sepeda motor korban malah dibawa kabur pelaku. Korban baru sadar saat pelaku yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, istri korban melaporkan ke Polres Mojokerto untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebagai alat bukti petunjuk penyidik, petugas mengamankan foto copy BPKB sepeda motor korban. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp9 juta.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar