Hukum & Kriminal

Pura-pura Beli Emas, Warga Sukodadi Lamongan Malah Bawa Kabur Gelang Emas

Gresik (beritajatim.com)- Aksi pencurian emas dengan berpura-pura sebagai pembeli akhirnya terbongkar, dan pelakunya berhasil ditangkap. Kini tersangka Wulan Dwi (20) warga asal Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, mendekam di sel penjara Polsek Benjeng, Gresik.

Terungkapnya kasus pencurian emas ini bermula saat pemilik toko emas Siti Aliyah yang berdagang di Pasar Bulurejo, Benjeng, Gresik. Didatangi pelaku Wulan Dwi dengan berpura-pura hendak membeli emas.

Saat pelaku berada di toko emas. Pelaku berpura pura membeli gelang keroncong. Usai memilih, kemudian korban (pemilik toko emas) mengambilkan gelang keroncong dua set yang berada di dalam etalase lalu ditaruh diatas etalase untuk dipilih oleh pelaku. Namun, saat itu korban juga masih melayani pembeli lain. Tiba tiba gelang keroncong dua set tersebut dibawa lari oleh pelaku.

Melihat kejadian itu, spontan korban berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu mengejar pelaku ke dalam pasar dan tertangkap. Gelang emas yang sempat dibawa kabur oleh pelaku dikembalikan ke korban. Sementara itu, pelaku diserahkan ke Polsek Benjeng.

“Pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti berupa dua set gelang emas dengan berat satu set isi tiga biji dengan berat 11,37 gram, dan satu set tiga biji dengan berat 8,37 gram,” ujar Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi, Jumat (13/09/2019).

Lukman menambahkan, terkait dengan kasua ini pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini. Kendati pelakunya tertangkap beserta barang buktinya.

“Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian material sebesar Rp 7 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaku Wula Dwi menuturkan, dirinya terpaksa mencuri karena kepepet kebutuhan anak.

“Saya terpaksa mencuri karena sudah kepepet buat kebutuhan anak saya,” tandasnya. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar