Hukum & Kriminal

Akibat Pernah Mencuri Motor

Pulang dari Malaysia, Warga Bawean Ditangkap Polisi

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Pepatah sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Kalimat pepatah tersebut sangat pantas disandang oleh pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Moh.Arifin (26) asal Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik.

Arifin nama panggilannya, diringkus Polsek Tambak, karena terbukti kedapatan mencuri motor milik Sa’i (26) warga asal Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak.

“Sebelum kami tangkap, pelaku sempat menjadi DPO karena melarikan diri ke Malaysia selama 4,5 tahun,” ujar Kapolsek Tambak, AKP Sujiran, Senin (30/09/2019).

Sujiran menambahkan, modus yang dilakukan pelaku saat menjalankan aksinya. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban. Saat itu, motor korban diparkir di teras rumahnya.

“Sewaktu korban lengah, pelaku langsung membawa kabur motor yang diincar. Selanjutnya, hasil pencurian itu dipreteli pelaku lalu dijual ke konsumen,” tambahnya.

Atas perbuatannya itu lanjut Sujiran, pelaku dijerat dengan pasal 363 KHUP ancaman 5 tahun penjara.

Sementara itu, pelaku Moh.Arifin menyatakan dirinya sempat kabur ke Malaysia setelah menjadi DPO polisi.

“Saya sempat lari ke Malaysia menghindari kejaran petugas,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar