Hukum & Kriminal

Pukuli Remaja Lamongan Usai Futsal, 2 Pelaku Diciduk, 3 DPO

Pelaku Kekerasan yang berhasil diamankan oleh Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan, yakni SS (22) dan AA (19).

Lamongan (beritajatim.com) – Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan berhasil mengungkap pelaku tindak pidana di muka umum yang secara bersama-sama melakukan kekerasan. Korban adalah seorang remaja yang bernama Suryo Bagus Dwi (19), asal Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan.

Hal tersebut sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 170 KUHP dan berdasarkan laporan Polisi: LP-B/150/VII/RES 1.16./2021/Reskrim/Polres Lamongan/Polda Jatim, pada tanggal 25 Juli 2021 lalu.

“Kejadiannya pada hari Minggu (25/7/2021) lalu sekira pukul 11.30 Wib, di Halaman Sport Center atau GOR Lamongan yang berada di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri, Jumat (30/7/2021).

Lebih lanjut, AKP Yoan menjelaskan, kasus kekerasan ini bermula saat korban bersama teman-temannya pada pukul 09.00 Wib berangkat dari rumah untuk mengikuti laga pertandingan Futsal antara Tim Simbatan melawan Tim Futsal Boranan di Sport Center atau Gor Lamongan yang berada di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Sukomulyo Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan.

Seusai pertandingan tersebut, AKP Yoan menambahkan, korban lalu beristirahat di belakang halaman Sport Center bersama dua temannya yang masing-masing bernama Sandi (14) dan Ridho (17), yang mana keduanya juga merupakan saksi mata dalam kejadian ini.

“Saat sedang bersantai dan istirahat, sejenak kemudian, korban lalu didatangi oleh dua orang yang tidak dikenalnya, sambil menuding bahwa korban sudah bermain kasar saat bermain dalam pertandingan futsal yang baru saja ia lakoni,” tambah AKP Yoan.

Saat mendapat tudingan tersebut, lanjut AKP Yoan, korban sempat mengelak dan mengatakan bahwa ia telah bermain dengan wajar dan tidak melakukan perbuatan kasar seperti yang telah ditudingkan pelaku kepadanya. “Kemudian terjadi adu mulut. Di luar dugaan, tiba-tiba korban dipukul bertubi-tubi oleh dua orang tersebut dengan menggunakan helm hingga mengenai kepala korban, yang mengakibatkan luka lebam di bagian wajahnya,” terangnya.

Bahkan, aksi para pelaku tersebut tak berhenti sampai di situ saja, Yoan mengatakan, korban juga mendapatkan tendangan dan pukulan dari tiga orang lainnya yang merupakan teman pelaku yang datang dan ikut-ikutan mengeroyok korban. “Meski kejadian itu sempat dilerai oleh dua teman korban, namun korban tetap dipukuli oleh para pelaku karena jumlahnya yang tak sebanding,” tandasnya.

Setelah puas menganiaya korban, kelima pelaku tersebut kemudian meninggalkan korbannya begitu saja. Sementara itu, lantaran tak terima dengan penganiayaan yang dialaminya, lantas korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan.

Setelah melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku pengeroyokan tersebut, akhirnya Tim Jaka Tingkir melakukan penangkapan terhadap pelaku guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari 5 pelaku tersebut, kami berhasil mengamankan 2 pelaku, yakni SS (22) dan AA (19), yang mana keduanya berasal dari Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Sedangkan untuk 3 pelaku lainnya masih DPO,” jelas AKP Yoan.

Lebih jauh, meski nihil barang bukti, pihak Kepolisian tetap akan melakukan penyidikan secara tuntas dan akan melaporkan perkembangan penanganan perkara ini kepada pimpinan terkait nantinya. [riq/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar