Hukum & Kriminal

PSBB Diperpanjang, Polisi Masih Temukan 402 Pelanggar

Surabaya (beritajatim.com) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya resmi diperpanjang, namun polisi masih menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan masyarakat dalam pelaksanaan PSBB ini.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, di hari pertama, tercatat ada 402 pelanggar, rinciannya 278 pelanggar menggunakan roda dua dan 124 dengan roda empat.

“Pelanggaran para pengendara ini diantaranya tidak menggunakan masker, sarung tangan hingga sepeda motor yang mengangkut penumpang bukan dalam 1 KK,” ujar Truno, Rabu (13/5/2020).

Truno menambahkan setiap pelanggar misalnya cafe hingga warkop yang masih buka dan tak menerapkan physical distancing juga akan didokumentasikan baik berupa foto maupun video, kemudian nanti akan diserahkan sesuai ranah penindakannya.

“Misalkan kerumunan ramai di suatu gerai makanan atau minuman, akan dilakukan dokumentasi dan diserahkan kepada Satpol PP untuk terkait adminitrasi perizinan. Selain juga kita lakukan patroli-patroli menghadirkan Polri ditengah masyarakat,” jelas Truno.

Di masa pandemi COVID-19 ini, Truno menyebut yang dibutuhkan bukan hanya penindakan saja. Tetapi juga langkah mencegah penularan COVID-19.

“Namun yang diperlukan bukan penindakan saja, namun langkah-langkah cegah melalui sosialisasi, edukasi, preventif dan kesadaran masyarakat serta partisipasi stakeholder sampai aparatur desa, RT dan RW sangat masih dibutuhkan untuk saling mengingatkan dan bergotong royong melawan dan mencegah Corona,” papar Truno.

Namun, untuk para pelanggar, pihaknya tetap memberikan atensi dengan menerapkan tindakan sesuai porsi dan jenis pelanggarannya.

“Bapak Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran menekankan penyelesaiannya pada hulu atau jantung persoalannya, yang dipriotitaskan langkah tindakan tegas terukur adalah langkah akhir untuk meyelamatkan masyarakat,” pungkas Truno. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar