Hukum & Kriminal

Pria di Ponorogo Tega Setubuhi Anak Tiri dan Hamil 5 Bulan

Ponorogo (beritajatim.com) – Aksi bejat Suwarno (45), warga Desa Temon Kecamatan Sawoo Ponorogo berujung kurungan penjara.

Bagaimana tidak, laki-laki tamatan SMA itu tega menyetubuhi anak tirinya hingga korban hamil berusia 4 bulan. Padahal anak tirinya, sebut saja Bunga, masih dibawah umur.

“Ibu korban tidak terima atas kelakuan suaminya tersebut, sehingga melaporkan perbuatan pelaku ke polisi,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Muchammad Nur Azis, Kamis (12/11/2020).

Tindakan persetubuhan pelaku kepada anak tirinya ini terjadi pada periode 22 April hingga 9 Agustus 2020. Kejadian dilakukan di rumah korban, dimana saat itu sang ibu sedang tidak berada di rumah. Karena bekerja di Surabaya.

Naluri ibu memang tidak pernah salah, saat berada di Surabaya dia gelisah. Sering mimpi tentang anaknya yang ke kamar mandi diikuti oleh bapak tirinya tersebut. “Ibu korban kemudian pulang, menanyakan hal tersebut ke pelaku,” katanya.

Awalnya, pelaku berkelit tidak mengakui. Namun, setelah didesak akhirnya mengakui perbuatannya tersebut. Dari keterangan korban, jika tidak mau melakukan hubungan suami istri itu, pelaku mengancam korban. Dia mengatakan akan rusak rumah tangga pelaku dengan ibunya.

“Jadi korban diancam untuk tidak boleh bercerita dengan siapapun. Kalau tidak ingin hubungan rumah tangga dengan ibunya hancur,” ungkap Azis.

Pengakuan pelaku, kata Azis persetubuhan itu sudah dilakukan oleh Suwarno lebih dari 10 kali. Hingga akhirnya diketahui korban hamil hingga usia 4 bulan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, polisi menjerat dengan pasal 81 Undang-undang tentang perlindungan anak.

“Karena korbannya masih dibawah umur, tentu kita jerat dengan undang-undang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman maksimal hingga 15 tahun dan denda uang paling banyak Rp 5 miliar,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar