Hukum & Kriminal

Pria Asal Ngawi ini Gadaikan Truk Majikan Senilai Rp 15 Juta

Barang bukti truk yang digadaikan oleh tersangka. (Foto/Polsek Babadan)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tak tahu diuntung, itulah kata-kata yang pas disematkan kepada tersangka kasus penipuan dan penggelapan kendaraan jenis truk yang berhasil diamankan oleh Polsek Babadan. Bagaimana tidak, tersangka berinisial JB (49) sudah dipercaya oleh Sugeng (59) untuk menjadi sopir untuk truknya.

Sebab, kepercayaan dari Sugeng itu disalahgunakan oleh tersangka yang merupakan warga Kecamatan Paron Ngawi tersebut, dengan menggadaikan ke seseorang yang ada di Magetan. “Kami amankan tersangka tindak pidana penipuan dan penggelapan dan berikut barang buktinya yakni truk,” kata Kapolsek Babadan IPTU Yudi Kristiawan, Senin (19/10/2020).

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan dari korban, yang bernama Sugeng, warga Desa Purwosari Kecamatan Babadan. Dia melaporkan jika truk miliknya tak kunjung dikembalikan oleh sopirnya sendiri.

Sebelumnya, karena percaya pada tersangka, korban membiarkan truknya di bawa pelaku pulang ke rumahnya di wilayah Kecamatan Paron Ngawi. Karena pandemi Covid-19, sang sopir atau tersangka izin kepada korban untuk tidak bekerja dan berada di rumah. “Meski tidak bekerja, truknya itu juga tidak di kembalikan ke korban,” katanya.

Lebih dari dua bulan lebih, truk tersebut tidak kunjung dikembalikan. Saat ditanya oleh korban, tersangka mengaku jika truknya itu masih diperbaiki di bengkel di Ngawi. Usut punya usut, truk tersebut ternyata digadaikan kepada seseorang di Kabupaten Magetan. Oleh tersangka, truk tersebut digadaikan senilai Rp 15 juta. Dari pengakuan tersangka, uang itu digunakan untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar