Hukum & Kriminal

Preman Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto Diringkus

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastian merilis kasus premanisme di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Muslimin (55) warga Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satreskrim Polresta Mojokerto. Tukang parkir Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto ini nyambi sebagai preman dan memunggut tarikan ke sopir buah antara Rp5 ribu sampai Rp10 ribu.

Waka Polresta Mojokerto, Kompol Iwan Sebastian mengatakan, pelaku diamankan pada, Minggu (13/6/2021) sekira pukul 23.30 WIB dari laporan masyarakat. “Pelaku bekerja sebagai tukang parkir namun saat malam hari melakukan pemalakan terhadap sopir pengangkut buah. Jika tidak dikasih maka akan dikejar,” ungkapnya, Senin (14/6/2021).


Masih kata Waka, sopir yang tidak memberi maka akan dikejar dan diancam. Namun saat sopir memberikan uang tersebut, pelaku tidak memberikan karcis parkir retribusi kepada para sopir. Pelaku dijerat Pasal 504 KUHP, Peraturan Daerah (Perda) Gubenur Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2019 dan Perda Nomor 2 Tahun 2020.

“Pengungkapan kasus premanisme ini sesuai petunjuk Kebijakan Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan Kapolda menuju Polri yang Presisi. Satu mobil dipalak Rp5 ribu sampai Rp10 ribu, dalam sehari ada 5 sampai 10 mobil. Saat diamankan, ditemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp788 ribu,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, Iptu Hari Siswanto menambahkan, sebagai tukang parkir di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto tidak resmi. “Meminta uang ke sopir, jika tidak dikasih akan ditunggu sehingga sopir akhirnya memberikan sesuai permintaan pelaku,” jelasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar