Hukum & Kriminal

Praktik Kejam Bank Titil Asal Probolinggo, Tagih Utang Dengan Aniaya Peminjam di Pasuruan

Pasuruan (beritajatim.com) – Rendi Ongky Fernando (26), warga Desa Sumberkledung, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, meringkuk dalam tahanan Polsek Wonorejo Pasuruan. Dia ditangkap lantaran melakukan praktik kejam dengan menganiaya peminjam saat menagih utang.

Pria yang berprofesi sebagai rentenir, lebih dikenal dengan bank titil, memukul seorang warga bernama Sukiman (57). Pemukulan terjadi saat korban sedang berada di rumahnya di Desa Kluwud, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

“Kami berhasil mengamankan pelaku tindakan kekerasan kepada korban bernama Sukiman. Pelaku sendiri merupakan seorang penagih hutang atau bank titil,” kata Kapolsek Wonorejo, AKP Suki, Rabu (9/11/2022).

Suki menjelaskan kronologis dari pemukulan tersebut. Menurut dia, insiden ini terjadi pada Senin (31/10/2022) pukul 12.15 WIB.

Saat itu, korban sedang tidur di rumahnya. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.

Mendengar suara ketukan, korban langsung membukakan pintu rumahnya. Saat pintu terbuka, korban mendapati dua orang yang merupakan penagih utang atau bank titil, lalu mempersilakan masuk mereka.

“Bank titil itu kemudian menanyakan istri korban namun korban tidak mengetahuinya. Selanjutnya timbul perdebatan,” imbuhnya.

Salah satu bank titil geram dan langsung memukul korban dengan tangan kosong sebanyak satu kali. Akibatnya korban mengalami luka robek di pelipis matanya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban melapor ke Polsek Wonorejo. Sementara pelaku sempat melarikan diri.

Tak lama kemudian pelaku yang lari ke Desa Wonosari tertangkap. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu kaos dengan bercak darah. [ada/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar