Hukum & Kriminal

PPKM Darurat, Angka Kecelakaan di Mojokerto Turun

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda J Wihandoko.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat digelar, angka kecelakaan lalu-lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto turun. Selama PPKM Darurat yang berlangsung pada tanggal 3 Juli sampai 20 Juli 2021 lalu, angka kecelakaan turun hingga 38 persen.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda J Wihandoko mengatakan, pihaknya mencatat terjadi penurunan angka kecelakaan lalu-lintas pada PPKM Darurat tanggal 3 Juli sampai 20 Juli 2021 lalu. “Ini yang sudah bisa terbaca data yang PPKM Darurat tanggal 3 Juli sampai 20 Juli kemarin. Jumlahnya turun,” ungkapnya, Jumat (23/7/2021).

Selama dua minggu PPKM Darurat digelar, angka kecelakaan lalu-lintas turun 38 persen yakin sebanyak 18 kejadian. Dibanding dua minggu sebelum digelar PPKM Darurat yakni tanggal 18 Juni sampai 2 Juli 2021, kejadian kecelakaan lalu-lintas sebanyak 29 kejadian atau turun 11 kejadian.

“Dengan jumlah korban meninggal 2 orang, sementara sebelum PPKM Darurat ada 10 orang meninggal atau turun 80 persen. Sementara luka ringan saat PPKM Darurat ada sebanyak 18 orang, sementara sebelumnya 21 orang atau turun 14 persen. Untuk luka berat tidak ada,” katanya.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab turunnya angka kecelakaan lalu-lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto tersebut. Terjadi penurunan lantaran mobilitas penduduk yang dibatasi saat PPKM Darurat atau ada faktor lain. [tin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar