Hukum & Kriminal

Polsek Sukolilo Lihat 2 Orang Mencurigakan, Kemudian..

Dua pelaku pencurian sepeda motor yang tertembak kakinya saat jalani gelar perkara di Mapolsek Sukolilo, Surabaya, Selasa (29/9/2020). (Istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas kepolisian Polsek Sukolilo mengamankan dua pelaku dari empat pelaku spesialis pencurian sepeda motor. Para pelaku yang diamankan ini berawal dari petugas opsnal patroli rutin melakukan patroli ke Jalan Kejawan Putih Tambak. Dua orang lelaki ini nampak mencurigakan karena mondar-mandir tanpa jelas.

Seorang tersangka perawakan kurus saat diintai dari jarak jauh mondar-mandir di pagar rumah. Sedangkan seorang lagi yang perawakan gendut nampak duduk saja di motor sembari tolah-toleh ke jalanan. Beruntung petugas opsnal memakai kendaraan roda dua yang bisa disembunyikan motornya.

“Dua pelaku yang kita amankan yakni Abdul Aziz dan Ainul Yakin. Keduanya masih muda umur 24 tahun. Mereka spesialis mencuri motor bersama dua rekan lain. Saat beraksi ternyata mereka bergerak bersama empat orang,” jelas Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Abidin kepada beritajatim.com, Selasa (29/9/2020).

Karena mencurigakan, petugas langsung melakukan peringatan ke kedua pelaku. Hingga akhirnya kedua pelaku lari dan berteriak ada polisi. Tanpa ragu petugas melepaskan tembakan peringatan dan kedua pelaku masih saja nekat lari.

Sampai akhirnya keduanya ini ditembak tegas terukur dan petugas melumpuhkan kaki dua pelaku. Namun sayang, ternyata tanpa sepengetahuan petugas kedua pelaku mengaku masih ada dua pelaku yang mengawasi situasi. Kedua pelaku lain yakni FI dan KH bisa melarikan diri dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Masih ada dua pelaku yang kami incar atau DPO. Keempat pelaku ini ternyata bekerja bersama. Kelonpok jaringan ini bekerja rapi, dua orang mengawasi jalan dan dua orang mengambil motor sasaran. Usai dapat kedua pelaku yakni FI dan KH membawa motor ke Madura,” paparnya.

“Usai motor dijual selanjutnya kedua pelaku mentransfer uang ke Ainul dan Abdul Aziz. Sepekan sekali mereka beraksi bersama. Tapi pengakuan pelaku baru dua kali mencuri,” lanjut Abidin.

Dari aksi kedua pelaku petugas akan memberikan ancaman pasal 365 pencurian dengan kekerasan. Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga mengamankan kunci L, Kunti T, kunci magnet dan empat kunci perusak pengaman motor. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar