Hukum & Kriminal

Polsek Sukodono Sidoarjo Tangkap Jambret

Sidoarjo (beritajatim.com) – Gara-gara kecanduan game online dan tak mampu beli handphone, dua pemuda, satu diantaranya kabur menjadi daftar pencarian orang (DPO) merampas handphone di jalanan.

Aksi penjambretan kali kedua ini berhenti di tangan Unit Reskrim Polsek Sukodono. Kedua pemuda itu, adalah Abdul Kholiq, (19), warga Desa Masangan Wetan RT 05/RW 02, Kecamatan Sukodono dan Rafi Pratama (20) pemuda asal Malang, serta satu pelaku menjadi DPO.

Kapolsek Sukodono AKP Eka Anggriana mengatakan pengungkapan berawal dari laporan beberapa orang tua di Mapolsek Sukodono soal kerap adanya penjambretan dengan sasaran anak-anak atau pelajar perempuan yang sedang berhenti di pinggir jalan.

Para pelaku mencari sasaran anak-anak yang memainkan HP di pinggir jalan. Korban terakhir adalah cewek remaja sedang membaca pesan HP masuk. “Saat membaca pesan itu, HP korban yang masih pelajar itu dirampas oleh para pelaku,” kata AKP Eka Minggu (27/10/19).

Dari keterangan saksi korban, petugas berhasil mengetahui ciri-ciri kendaraan pelaku yang sempat dihafal korban.

Kapoksek Sukodono AKP Eka Anggeriana menunjukkan motor pelaku yang biasa dibuat sarana menjambret

“Upaya anggota menyelidiki membuahkan hasil dan kedua pelaku ditangkap,” tandasnya.

Eka mengungkapkan, dari penyidikan terhadap kedua pelaku, aksi pertama dilakukan Kholiq seorang diri dan berhasil menjambret satu unit HP di Jalan Sukodono.

Kedua, Kholiq mengajak rekannya, Rafi untuk mencari sasaran penjambretan dan korbannya seorang pelajar perempuan. “HP korban tidak dijual dan kami sita dari pelaku sebagai barang bukti,” tegas Eka.

Keduanya mengakui kerap melakukan kejahatan di jalanan merampas HP seseorang dengan satu temannya yang DPO. HP hasil kejahatan tidak untuk dijual, melainkan untuk digunakan sendiri. “Saya butuh HP untuk main Game Mobile Legend,” aku lirih Kholiq.

Kini motor sarana operasi menjambret dan dua HP hasil penjambretan disita petugas. Dua ABG yang biasa ngamen di jalanan itu terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan. (isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar