Hukum & Kriminal

Polsek Manyar Gresik Bongkar Jaringan Curanmor

Gresik (beritajatim.com) – Terus dikritik karena maraknya pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kali ini, aparat Polsek Manyar, Gresik membongkar jaringan curanmor. Dari hasil itu, petugas mengamankan empat pelaku. Mulai dari pelaku, penadah, penjual dan pembeli.

Keempat pelaku itu, masing-masing Keynaldo Baswan Putra (22) asal Kecamatan Bandar, Jombang sebagai pelaku pencurian. Kemudian Agus Supartono (29) warga Desa Mabung, Kecamatan Baron, Nganjuk (Yang menjualkan) motor curian. Selanjutnya, Agus Sudariyanto (35) asal Desa Katerban, Kecamatan Baron, Nganjuk yang bertindak sebagai pembeli dan Datuk Priyo Hardiyanto (38) warga Desa Sumber Kepuh, Kecamatan Lengkong, Nganjuk pelaku yang berprofesi sebagai pembeli.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti menuturkan, kasus curanmor ini berawal dari adanya pencurian motor Honda Beat W 6145 AV di Jalan Taman Emerald 10 Perum Pondok Permata Suci (PPS). Motor atas nama Nur Saidah warga Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

“Usai mendapat laporan itu anggota saya di lapangan melakukan penyelidikan serta memeriksa beberapa saksi dan petunjuk dari kamera CCTV. Hasilnya, mengarah ke pelaku bernama Keynaldo Baswan Putra. Kemudian kami amankan,” tuturnya, Jumat (30/04/2021).

Dari keterangan pelaku ini lanjut Bima Sakti, pelaku mengaku tidak sendirian melainkan bersama rekannya Didik yang saat ini menjadi DPO. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam. Ternyata pelaku menyuruh Agus Supartono untuk menjualkan motor hasil curian ini ke Agus Supartono.

“Dari tangan Agus Supartono kemudian motor curian ini dijual lagi ke Agus Sudariyanto. Selanjutnya, dijual lagi ke Datuk Priyo Hardiyanto sebelum akhirnya kami amankan,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu unit motor Honda Beat W 6145 AV, satu buah sweater, empat buah ponsel. “Modus operandi yang dilakukan pelaku menggunakan kunci yang telah dibawanya, dan pelaku menjualnya secara online,” kata Bima Sakti.

Usai menjalani pemeriksaan, kini pelaku telah ditahan. Pelaku juga dikenai pasal pidana yang berbeda antara lain pasal 363 KHUP, dan pasal 480 KHUP. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar