Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Serahkan Hewan Kurban ke Lapisan Masyarakat

Polrestabes Surabaya menyerahkan 10 ekor sapi dan 66 kambing secara simbolis ke MUI, Muhammadiyah dan Ponpes di Surabaya, Kamis (30/7/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Polrestabes Surabaya menyerahkan hewan kurban kepada perwakilan dari lapisan masyarakat serta tokoh agama dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Pernyerahan 10 ekor sapi dan 66 ekor kambing itu dilakukan secara simbolis oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhony Edison Isir kepada Ketua MUI Kota Surabaya KH Mukit Murtadho, Kamis (30/7/2020) di halaman Mapolrestabes Surabaya.

Kombes Pol Jhonny Edhison Isir mengatakan, kurban tersebut adalah bagian dari wujud syukur dalam melaksanakan ajaran agama yang kental dengan semangat untuk berkurban dan berbagi.

“Hari ini dilaksanakan acara penyerahan hewan kurban ke berbagai elemen ada dari MUI, NU, Muhamadiyah, pondok pesantren serta perwakilan masyarakat. Kita harapkan semangat berbagi dan bersyukur ini bisa terus dilakukan dalam masa apapun. Termasuk masa pandemi seperti saat ini,” sebut Jhonny Isir, Kamis (30/7/2020).

Penyerahan hewan kurban ini juga sebagian dari iman, melaksanakan nilai-nilai yang diajarkan dalam ajaran agama Islam. Tekait pelaksanaan Sholat Idul Adha, Isir mengatakan diperbolehkan mengadakan sholat di masjid. Namun tetap menjalankan protokol kesehatan kepada setiap jemaah.

“Penerapan protokol kesehatan itu adalah, memakai masker, jaga jarak serta rajin mencuci tangan, karena sejatinya Surabaya belum masuk zina Hijai,” lanjut Jhonny Isir.

Selain sholat, pelaksanaan takbir juga boleh dilakukan namun dalam area masjid dan tidak boleh keliling. Hal ini dikarenakan masa pandemi berlum berlalu, maka kita harus waspada memutus mata rantai penyebaran virus. “Jika masih ada yang takbir keliling, kita akan hentikan dan dihimbau untuk kembali,” tambah Jhony Isir.

Senada dengan Jhony Isir, Ketua MUI Kota Surabaya KH. Mukit Murtadho juga mendukung kebijakan pemerintah terhadap pelaksanaan sholat di masjid. Namun pelaksanaannya tetap menjalankan protokol kesehatan. “Alhamdulillah pelaksanaan sholat bisa dilakukan di masjid, lapangan dan sebagainya juga di rumah yang tempatnya luas dengan tetap jaga jarak,” tutup KH. Mukit Murtadho.(man/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar