Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya: Perpanjangan SIM Dilayani Sampai Akhir Agustus 2020

Warga yang mengurus SIM di Colombo membludak, petugas minta antrean sampai di luar kantor, Selasa (9/6/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Tercatat sekitar 75 ribu warga di Surabaya dimungkinkan tak dapat perpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Surabaya. Hal itu dikarenakan selama kurang lebih 6 minggu pelayanan SIM dibatasi.

Oleh sebab itu, Polri memberikan dispensasi khusus untuk Satlantas Polrestabes Surabaya agar memberikan pelayanan dispensasi selama dua bulan. Pelayanan dispensasi ini berlaku sejak 9 Juni hingga akhir Agustus 2020.

“Benar memang khusus Kota Surabaya karena diprediksi mencapai 75 ribu pengajuan perpanjangan SIM. Maka Korlantas memberikan dispenasasi perpanjangan sampai dua bulan. Sehingga warga tak perlu buru-buru dan jangan sampai menumpuk antrean di awal pembukaan saja,” papar Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra, Selasa (16/6/2020).

Selain itu, lanjut AKBP Teddy, tercatay pada pembukaan sejak 9 Juni lalu per hari ada 1000 lebih pemohon perpanjangan di Satpas Colombo. Jumlah tersebut belum tercantum data lima pelayanan SIM Corner milik Satlantas Polrestabes.

Padahal, jika dihitung pada hari pertama, tercatat setiap pelayanan SIM Corner ini mencapai 300 pemohon per hari. Sehingga secara total pengajuan bisa mencapai 2.000 lebih pengajuan perpanjangan SIM per hari.

“Itu juga termasuk perpanjangan hang masa aktif SIM habis setelah 9 Juni lalu. Sehingga kita harus melayani ekstra dan kita harap tak ada penumpukan warga yang berdampak pada penularan ke petugas. Sebab jika petugas sakit atau tertular pelayanan bisa saja pincang atau bahkan lumpuh jika terjadi klaster baru,” tandas Teddy.

Selain memberikan pelayana optimal ke warga yang mengajukan perpanjangan dan pembuatan SIM baru, Petugas Satlantas juga mendapatkan pelayanan khusus dan multivitamin. Diharapkan melalui program khusus ke petugas pelayanan ini bisa terus berjalan.

“Selama petugasnkita sehat, kuat dan imunitas terjaga. Maka pelayanan akan terus berjalan. Jadi kami harapkan tak terjadi hal buruk buat petugas kita,” pungkasnya diakhiri kata amin. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar