Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya dan Jajaran Reboisasi Serentak Tanam 1000 Pohon

Eka Leny Sidik istri Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho saat menanam pohon tabebuya di halaman Mapolrestabes Surabaya, Jumat (10/1/2020).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Merunduk sembari mengangkat cangkul, Kapolrestabes Surabaya mengajak sang istri menanam pohon di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (19/1/2020). Sang istri, Eka Leny Sidik, pun diminta hati-hati saat mencangkul tanah tuk pengurugan lubang pohon tabebuya. Sembari berbisik lirih, Kombes Pol Sandi memberikan tutorial agar sang istri tercinta bisa menimbun akar dengan rata.

Penanaman pohon ini merupakan instruksi Kapolri Komjen Idham Aziz, agar seluruh markas kepolisian di Indonesia menanam pohon serantak hari ini. “Ini merupakan instruksi Kapri sekaligus menjadi aksi reboisasi pohon yang tumbang saat hujan deras disertai angin kencang sepekan terakhir,” jelas Kombes Pol Sandi Nugroho kepada wartawan.

Menurut laporan, tercatat ada 23 Polsek di jajaran Polrestabes yang turun tuk menanam pohon. Hari ini, pihaknya bersama seluruh jajaran bisa menanam 1.000 pohon. Tak hanya pohon tabebuya yang lagi trend di Surabaya, pohon matoa, dan mangga juga turut menghiasi Kota Surabaya. Tak hanya menanam di sekitar markas polisi, ada juga di pinggir sungai, kantor instansi dan pekarangan taman.

“Kita harapkan pohon ini kelak hidup dan bisa menjadi pemecah angin, resapan air hujan dan longsor. Antisipasi bencana dan menghiasi Kota Surabaya ini terinspirasi oleh Ibu Walikota (Risma, red),” lanjutnya.

Sementara untuk target penanaman pohon di seluruh kota berjuluk ‘Kota Pahlawan’ III, Kapolrestabes bersama jajaran berusaha mencapai angka 10 ribu pohon. Tercatat setidaknya polisi sudah menanam di taman kota, bantaran sungai, kawasan pesisir dan Stadion Gelora Bung Tomo.(man/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar