Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Buru Bandar Narkoba yang ‘Suap’ 2 Oknum Polisi

Foto: ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Satuan Reserse Narkoba Kepolisan Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya saat ini masih mengejar dan memburu Hasyim yang diduga ‘dilepas’ oleh dua oknum  dari Kepolisan Sektor (Polsek) Mulyorejo  Surabaya.

Pasalnya Hasyim yang juga bandar narkoba ini sebagai saksi atas dua oknum anggota dan menerima imbalan Rp 75 juta dan memakai barang bukri narkoba jenis sabu seberat 1 gram.

“Kita masih dalami saat ini dan sedang dikembangkan. Selain itu H yang diduga dilepas juga masih dalam DPO. Nanti kita gelar perkara, jika semuanya sudah selesai, yang pasti kepolisian masih mencari fakta kebenaran dari dugaan kasus dua oknum ini,” jelas Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Selasa (16/6/2020).

Lebih lanjut perwira menengah melati dua di pundak ini menjelaskan, pengungkapan kasus ini akan dilakukan secara transparan. Oleh sebab itu pihaknya berjanji tak akan menutupi kasus dua oknum dan dua orang pelaku lainnya. Bahkan, ia juga mengucapkan jika penyelidikan selesai, maka pihak masyarakat melalui pemberitaan jurnalis akan segera digelar.

“Kita akan gelar perkara nanti jika selesai dan teman-teman (jurnalis.red) bisa meliput. Semoga cepat selesai penyelidikannya,” lanjut Memo.

Saat ini kasus dua oknum, satu warga sipil dan pelaku pengedar narkoba ditangani oleh Unit I Sat narkoba. Pihak kepolisian masih memburu pelaku pengedar sabu yang juga menjadi saksi dua oknum ini di pengadilan nantinya.

Foto ilustrasi

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya membenarkan adanya dua oknum  yang saat ini telah diamankan petugas Provost Polda Jatim.

Petugas masih melakukan penyelidikan secara total dan mengembangkan semua informasi yang diperoleh.

Dua oknum ini awalnya diamankan Provos Polda Jawa Timur usai memperoleh informasi melepas bandar narkoba. Saat dilakukan pengembangan ke tempat penangkapan, dua oknum ini juga dibawa ke apartemen. Ternyata di apartemen tersebut ada bekas pipet dan alat pemakaian sabu.

Sampai akhirnya petugas Provos Polda Jatim melakukan tes urine terhadap dua oknum ini dan positif usai memakai narkoba. Dari situlah petugas Provos melimpahkan kasus ini ke Satnarkoba Polrestabes Surabaya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar