Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Buru Bandar Narkoba ke Lapas Madiun

Petugas Satnarkoba Polrestabes Surabaya saat memeriksa napi di Lapas Madiun belum lama ini. [Foto/istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan seorang bandar sabu di Surabaya belum lama ini. Menurut informasi, tersangka bernama Ismail ini merupakan warga Tambaksari, Surabaya. Selanjutnya pelaku yang kedapatan memiliki sabu seberat 312,98 gramn diperiksa dan mencatut sejumlah nama.

Kasat Narkob Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, usai mengamankan Ismail, petugas mengembangkan jaringan. Benar ternyata Ismail mengaku dikendalika oleh ES, seorang narapidana (Napi) di Lapas Madiun.

“Benar kita melakukan pemeriksaan di Lapas. Jadi warga binaan atau napi berinisial ES itu, diduga mengendalikan peredaran narkoba yang dijalankan tersangka Ismail,” jelasnya kepada beritajatim.com, Selasa (1/12/2020).

Ismail ditangkap Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Oktober 2020. Pria 38 tahun asal Jalan Sawentar no 11, Tambaksari Surabaya itu terbukti menyimpan sabu 312,98 gram. Menurut Kasat Narkoba, dalam pemeriksaan Ismail mengaku bahwa narkoba jenis sabu yang diedarkannya itu, didapat setelah memesan kepada ES.

Dari hasil pemeriksaan, ES tercatat pernah ditangkap Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada 2017 dengan barang bukti sabu 3 ons. Dalam kasus ini, ES divonis 8 tahun enam bulan oleh pengadilan. “Hasil pemeriksaan terhadap ES akan kami pelajari untuk pengembangan kasus ini,” tutup alumni Akpol tahun 2002 ini. [man/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar