Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Berburu Jaringan Narkoba ke Jombang

Lokasi penggrebekan yang dilakukan Satres Narkoba Polrestabes Surabaya, di Diwek, Jombang, belum lama ini.(beritajatim.com)

Surabaya (beritajatim.com) – Tak kapok dan terus membangun jaringan di perbatasan. Begitulah langkah para pelaku peredaran narkoba baik itu gembong maupun para bandar narkoba jaringan Sokobanah, Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur. Meski menyasar wilayah kota besar seperti Surabaya, mereka menanamkan jaringan dan membuat gudang persembunyian di luar kota.

Lebih tepatnya kawasan perbatasan di jalur lintas daerah. Bahkan menurut informasi yang beritajatim.com himpun, jaringan yang baru di ungkap Satres Narkiba Polrestabes Surabaya ini memilih jalur tengah.

“Kita sudah amankan tapi masih kita kembangkan. Saya belum bisa menjelaskan jumlah pelaku, barang bukti sabu atau barang bukti lainnya,” jelas Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Adrian, Jumat (2/10/2020).

Melalui pesan singkat Kasat Narkoba yang memimpin langsung penggrebekan ini menjelaskan bahwa kasus ini adalah jaringan Sokobanah. Meski demikian pihaknya masih mengembangkannya dan siaga satu dengan prinsip tak berhenti memerangi penyalahgunaan narkoba. Bahkan langkah penambahan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil keuntungan penjualan narkoba akan ditempuh.

“Never stop war. Kita akan lanjutkan sampai bandar level satu. Bahkan kita akan maju dengan konsep TPPU,” lanjutnya.

Sementara salam penangkapan jaringan Sokobanah di kawasan Diwek Kabupaten Jombang ini diprediksi adalah jaringan antar daerah. Gembong narkoba diperkiralan juga menyuplai sejumlah daerah seperti di Kabupaten Jombang, Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro dan juga Gersik Bahkan Surabaya.

Begitulah kenapa para pelaku ini memilih jalur pintas tiga daerah dengan fokus persembunyian di kawasan Diwek ini. Sedangkan menurut informasi yang beritajatim.com peroleh dari warga sekitar rumah penangkapan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejunlah kendaraan sepeda motor, mobil, dan belasan bungkus yang diduga narkoba.

“Katanya pelaku juga menjadi penadah barang pencurian sepeda motor. Soalnya banyak motor pas diamankan polisi kemarin. Ada tiga pelaku dan belasan bungkus narkoba tapi gak tahu berapa jumlahnya,” ujar narasumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada beritajatim.com. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar