Hukum & Kriminal

Polrestabes Surabaya Bekuk Pelaku Penipuan Membuat Surat Keterangan SIM

Petugas saat mendampingi pelaku dalam gelar perkara kasus penipuan dan pemalsuan dokumen surat keterangan SIM di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (29/11/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Robby (33) warga Banyu Urip Lor, Surabaya, mengaku terpaksa memalsukan surat keterangaan sementara Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Dalam gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, pelaku mengaku melihat celah mudahnya memalsukan surat tersebut. Hanya bermodal scanner dan mengisi data serta melampirkan foto, dirinya bisa meraup uang Rp 500 ribu untuk satu surat.

“Saya hanya pakai data scan dan melampirkan identitas sama foto. Semua yang mengurus itu rekan dari rekan saya,” jelasnya, Jumat (29/11/2019).

Tercatat dari data print yang diterima petugas Satlantas Colombo Polrestabes Surabaya ada delapan korban yang sudah ditipu pelaku.

“Usai bayar ke saya, para korban saya kasih print data surat keterangan SIM. Selanjutnya saya suruh tunggu sebulan agar surat dibawa ke kantor Lantas Colombo untuk dapat SIM baru,” cetusnya.

Meski mengaku baru mendapatkan delapan korban, pihak kepolisian masih terus mendalami apakah ada korban lain atau tidak. Selain memalsukan surat keterangan SIM, petugas juga mendalami apakah masih ada kasus pemalsuan data lain yang dilakukan pelaku.

“Kita masih mendalami apakah korban pelaku ini benar hanya delapan orang. Yang pasti pengakuannya baru delapan orang yang ditipunya,” tandas AKP Bima Sakti, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar