Hukum & Kriminal

Polresta Mojokerto Kembali Sita 22 Gram Sabu Berwarna Hijau

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi merilis kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto mengamankan 24 orang tersangka penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 79,6 gram, sebanyak 22 gram diantaranya adalah sabu berwarna hijau. Sebanyak 24 orang tersangka tersebut diamankan mulai tanggal 4 Juli sampai 4 September 2020.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, dari 24 orang tersangka yang diamankan mulai tanggal 4 Juli sampai 4 September 2020 disita sabu sebanyak 77,6 gram, pil koplo sebanyak 7 ribu butir, extacy sebanyak 3 butir, Handphone (HP) sebanyak 24 unit dan uang tunai sebesar Rp1,2 juta.

“Semuanya berprofesi sebagai penjual narkoba. Sabu sebesar 79,6 gram ini senilai Rp102 juta jika berhasil dilakukan penjualan. Dari 24 orang tersangka yang berhasil diamankan ini, dijerat Pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ungkapnya, Jumat (18/9/2020).

Masih kata Kapolresta, sebanyak 24 orang tersangka tersebut terancam hukuman penjara selama antara 5 tahun sampai 20 tahun. Pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut apakah ada terkaitan antara tersangka satu dengan tersangka yang lainnya. Namun semua berdiri sendiri-sendiri.

Anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto mengamankan 24 orang tersangka penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 79,6 gram, sebanyak 22 gram diantaranya adalah sabu berwarna hijau

“Modus penjualannya bermacam-macam, ada yang dijual melalui kurir, ada juga yang sifatnya dititipkan di suatu tempat kemudian pembelinya mengambil di tempat tersebut. Lokasi ini memang sedikit menyulitkan penyidik untuk melakukan penyelidikan. Kita masih masih melakukan penelusuran barang bukti sabu yang berwarna hijau,” katanya.

Kapolresta menambahkan, pasalnya saat dilakukan pengrebekan dengan barang bukti sabu berwarna hijau, petugas tak menemukan pemilik atau tersangka. Sehingga pihaknya masih melakukan penelusuran apakah sabu berwarna hijau tersebut masuk kategori narkotika atau bukan. Pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.

“Saat dilakukan pengrebekan tidak ditemukan pemiliknya ataupun yang diduga sebagai tersangka di lokasi tersebut. Di rumah kos-kosan di wilayah Kecamatan Magersari dengan tersangka berinisial OF. OF masih dilakukan pengejaran. Masih dilakukan pendalaman, sabu hijau ini yang disita ada sebanyak 22 gram,” jelasnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar