Hukum & Kriminal

Polresta Malang Kota Tangkap Pelaku Curanmor, Ternyata Bekas Napi Asimilasi

Pelaku curanmor di Kota Malang bekas napi asimilasi.

Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial V. Aksi tersangka dilakukan di sebuah swalayan di Jalan Raden Intan Kecamatan Blimbing, beberapa hari lalu.

Modus yang dilakukan pelaku seolah-olah menggunakan kendarannya sendiri. Sewaktu akan memasukan kunci T, ditegur oleh petugas parkir setempat. Setelah ketahuan niat jahatnya, pelaku mencoba kabur dengan santai berjalan santai meninggalkan motor yang gagal dicuri.

“Begitu ditegur, dengan santai dia pergi meninggalkan tempat itu. Pemilik motor kemudian melapor bahwa motornya nyaris dicuri. Kemudian kami berhasil menangkap pelaku. Setelah digeledah ternyata pelaku punya kunci T dan ada niat untuk memiliki kendaran bermotor tersebut,” papar Wakapolresta Malang Kota, AKBP Setyo Koes Heriyanto, Rabu (15/4/2020).

Setelah diperiksa polisi, diketahui bahwa V merupakan mantan narapidana yang bebas berkat program asimilasi. Dia mendapatkan asimilasi dari Lapas Madiun beberapa waktu lalu. Hanya beberapa hari bebas, kini tersangka harus kembali mendekam di jeruji besi.

“Dengan adanya asimilasi harapannya adalah pembinaan narapidana, tetapiĀ  justru pelaku yang baru di-asimilasi ini melakukan tindak pidana lagi,” kata Setyo.

Polresta Malang Kota berharap program asimilasi lebih selektif dalam menentukan narapidana yang berhak mendapatkan program itu. Sebab, kepolisian juga belum mendapatkan surat tembusan terkait asimilasi tahanan. Polresta Malang Kota mengklaim telah bersurat pada kemenkumham agar lebih selektif.

“Kemudian, anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dipatuhi, selain demi kesehatan, juga untuk keselamatan kita dari tindakan kejahatan,” tandasnya. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar