Hukum & Kriminal

Polresta Malang Kota Jadikan Ponpes Sebagai Panutan Bermasker

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata membagikan masker.

Malang(beritajatim.com) – Gerakan Santri Bermasker dilakukan oleh Polresta Malang Kota di sejumlah Pondok Pesantren. Salah satu Ponpes yang masuk dalam gerakan santri bermasker adalah Pendidikan Al-Quran Darul Hidayah, Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, Ponpes akan dijadikan sebagai role model gerakan bermasker di masyarakat. Untuk gerakan santri bermasker mereka menyiapkan 50 ribu masker yang akan dibagikam secara gratis kepada para santri.

“Gerakan santri bermasker ini sebagai contoh bagi masyarakat untuk menggunakan masker setiap hari, utamanya dalam beraktivitas di luar rumah. Anak-anak yang ada disini menjadi role model (panutan) masyarakat,” ujar Leonardus.

Selain itu, dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro penerapan protokol kesehatan seperti bermasker harus terus dijalankan. Penerapan protokol kesehatan dengan vaksinasi harus berjalan seiring ditengah upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita akan keliling ke Ponpes lainnya untuk menggencarkan program ini. Kami sudah menyiapkan 50 ribu masker,” imbuh Leonardus.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Pendidikan Al-Quran Darul Hidayah, Hisa Al Ayyubi mengatakan selama ini seluruh santri telah diminta untuk menjaga protokol kesehatan dan kebersihan agar tidak terpapar Covid-19.

“Pesantren sangat rawan terhadap penularan Covid-19. Alhamdulilah, selama ini, para pengurus dan santri sudah mematuhi imbauan, baik dari pemerintah, TNI/Polri dan fatwa ulama,” tandas Hisa. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar