Hukum & Kriminal

Polresta Malang Kota Dapatkan Apresiasi DMI Karena Peduli Difabel

Polresta Malang Kota mendapat apresiasi dan cinderamata dari DMI (Difabel Motorcycle Indonesia) Kota Malang karena peduli disfabel.

Malang(beritajatim.com) – Polresta Malang Kota mendapat apresiasi dan cinderamata dari DMI (Difabel Motorcycle Indonesia) Kota Malang. Mereka dianggap peduli kepada kelompok difabel di Kota Malang dengan program SAMARASA (Satpas Malang Kota Ramah Disabilitas).

Perwakilan DMI Kota Malang, Mansyur mengatakan, apresiasi kepada Polresta Malang Kota berupa cinderamata merupakan bentuk ucapan terima kasih khususnya kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata yang telah menyusun program SAMARASA. Leonardus dianggap memfasilitasi disfabel dengan memberikan surat izin mengemudi (SIM) D secara gratis.

“Bapak Kapolresta Malang Kota khususnya, beserta jajarannya sudah memfasilitasi kami khususnya DMI di Kota Malang ini dengan memberikan SIM D secara gratis. Maka dari itu sedikit cinderamata hasil karya kami dari teman-teman DMI khusus untuk bapak Kapolresta Malang Kota beserta jajarannya,” kata Mansyur Selasa (20/4/2021).

Mansyur mengungkapkan dengan program SAMARASA mayoritas difabel yang tergabung dalam keanggotaan DMI Kota Malang sudah memiliki SIM D. Dia berharap pelayanan khusus bagi masyarakat kelompok difabel terus dipertahankan.

“Alhamdulillah kemarin waktu ada program pemohon SIM gratis ini sekitar 40 lebih itu yang sudah memiliki SIM. Harapan kita siapapun Bapak Kapolresta nya juga Bapak Kasat Lantasnya saya mohon ada pelayanan khusus untuk teman-teman Disabilitas seperti yang sudah kita rasakan saat ini. Sangat ramah dan juga fasilitas yang kita temui di Satpas sangat luar biasa,” ujar Mansyur.

Sementara itu, Kombes Pol Leonardus Simarmata program SAMARASA tersebut berkaitan dengan program prioritas 100 hari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang salah satunya pada program pelayanan publik. Dia mengungkapkan, program SAMARASA atau program kepedulian terhadap difabel lainnya harus terus dilanjutkan. Karena program kepedulian terhadap difabel sangat baik dan bagus.

“Jadi Bapak Kapolri dengan Bapak Kapolda Jatim sangat concern dengan difabel. Sehingga kita sudah menggagas program SAMARASA ini hanya dalam kurun waktu beberapa hari ketika beliau dilantik. Kita akan terus support untuk program ini. Siapapun nanti Kapolrestanya, siapapun Kasat Lantas nya program ini harus terus berlanjut. Jadi bukan hanya karena saat ini saja,” tandas Leonardus. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar