Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polresta Malang Kota Amankan Ribuan Botol Arak Bali dari Tangan Kurir

Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota menggagalkan peredaran 2.820 botol arak Bali dengan ukuran 600 mililiter dan 1.500 liter dari tangan dua orang kurir ekspedisi berinisial SR (31) dan K (23). Kasus pertama polisi menggagalkan 1.620 botol arak bali di kantor jasa ekspedisi di Jalan dr Cipto, Kota Malang.

“Begitu mendapatkan informasi dari masyarakat, Kasat Samapta mencoba melakukan pengecekan informasi itu. Ternyata benar ada 1.620 botol arak Bali dengan kandungan alkohol 40 persen,” kata Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Senin, (27/9/2021).

Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Syabain Rachmad Kusriyanto mengungkapan, dari hasil penyidikan, dua orang ini dikenai tindak pidana ringan (tipiring) berupa denda dan kurungan karena melanggar perda miras Kota Malang. “Jadi ada beberapa orang, untuk dua orang yang merupakan warga Kota Malang kena tipiring,” imbuhnya.

Selain pengungkapan miras pada 6 September lalu, Satsamapta juga mengamankan sebuah mobil bak terbuka pada 25 September 2021 sekira pukul 23.00 WIB di Jalan Sarangan Kota Malang. Dalam, mobil bak terbuka itu terdapat 50 kardus arak Bali, masing-masing kardus berisi 24 botol arak Bali ukuran 1500 mililiter.

“Upaya pengamanan ini merupakan bagian dari temuan petugas saat melakukan patroli Operasi Patuh Semeru. Petugas menemukan ada kendaraan yang mencurigakan, ternyata ketika diperiksa, kendaraan itu mengangkut arak Bali,” papar Syabain.

Dua kurir jasa ekspedisi pengiriman saat ini masih ditahan polisi. Sementara untuk distributor miras tidak diketahui keberadaannya, karena mereka menggunakan jasa pengiriman saat mengedarkan miras.

“Informasi yang kami dapat, beberapa tempat juga didapati jasa pengiriman seperti ini dan sudah ditindak. Untuk distributor merupakan orang luar kota dan alamatnya tidak jelas, nomor handphone nya juga sudah mati,” tandasnya. (luc/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar