Hukum & Kriminal

Polresta Kediri Ungkap Puluhan Kasus Kejahatan

Kediri (beritajatim.com) – Polresta Kediri berhasil mengungkap 22 kasus kejahatan selama dua bulan terakhir.  Puluhan kasus tersebut terdiri dari penyalahgunaan narkoba, perjudian, penipuan, pencurian hingga pengeroyokan.

“Ungkap ini terjadi selama dua Minggu terakhir. Ada banyak kasus yang berhasil kita ungkap mulai dari jajaran satreskrim Polresta Kediri hingga jajaran Polsek,” ujar  Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Rabu (11/3/2020).

Kasus narkoba menurut Kapolresta masih menjadi perhatian serius bagi kepolisian. Pasalnya banyak kejadian di kalangan pelajar yang menggunakan obat Antimo untuk dijadikan narkoba.

“Saat ini atensi kita terkait narkoba dengan modus baru. Meski bukan golongan keras, saat ini banyak pelajar yang ramai membeli Antimo dikemas lagi di kantong plastik klip dan dijual kembali ke sesama teman seharga Rp 15 ribu per plastik. Mereka menyampiakan jika obat ini merupakan narkoba. Hal ini yang menjadi kekhawatiran kita semua,” imbuhnya.

Sementara, untuk kasus narkoba pihak Polresta Kediri berhasil mengungkap 17 kasus dengan 23 tersangka. Untuk barang buktinya sendiri sebanyak 9.000 butir pil dan 8 gram sabu diamankan petugas. Sedangkan untuk kasus lain seperti curat curas, penganiayaan, judi dan miras, selama bulan Januari hingga Februari Polresta Kediri berhasil mengungkap 22 kasus dengan 23 tersangka. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar