Hukum & Kriminal

Polresta Kediri Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba

Kediri (beritajatim.com) – Menjalang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2020, Polresta Kediri musnahkan ribuan botol miras berbagai merk dan narkoba. Kepolisian juga menerjunkan ratusan personilnya dan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik.

Miras yang dimusnahkan ini sebanyak 2.500 botol dari berbagai merk dan seribu butir pil dobel L. Pemusnahan barang bukti hasil sitaan selama dua pekan terakhir ini dilakukan dengan cara dibakar dan dilindas menggunakan alat berat.

Menurut Kpolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, pemusnahan barang bukti miras dan narkoba sebagai simbol pemberantasan dan perang terhadap narkoba.

Kediri yang berada di jalur transit, menjadi faktor penyebab tingginya peredaran narkoba. Terlebih dengan kemajuan teknologi informasi yang disebut berbanding lurus dengan kasus peredaran narkoba.

“Pemusnahan ini miras dan narkoba ini hasil operasi pekat selama 2 minggu. Kegiatan ini didukung Walikota Kediri, Dandim 0809 Kediri dan Tomas dan Toga. Dengan kemajuan teknologi informasi berbanding lurus dengan narkoba, apalagi Kediri menjadi jalur transit,” kata AKBP Miko Indrayana.

Sebelum pemusnahan miras dan narkoba, diawali dengan Gelar Pasukan Operasi Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 368 personil gabungan Polri, TNI, Satpol PP, PMK dan potensi masyarakat dikerahkan untuk menciptakan situasi aman. Petugas juga membangun tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan.

Petugas gabungan telah melakukan sterilisasi gereja dan menempatkan personilnya di masing-masing tempat ibadah. Ada 38 gereja di wilayah hukum Polresta Kediri yang mendapat pengamanan, salah satunya Gereja Tua Puhsrang di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. [nng/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar