Hukum & Kriminal

Polres Sumenep Temukan 10 Poket Sabu Dibungkus Tisu

Sumenep (beritajatim.com) – Satnarkoba Polres Sumenep berhasil meringkus dua budak narkotika jenis sabu. Masing-masing bernama Faisal Bahri (22), warga Desa Bluto, Kecamatan Bluto, dan Hengky Irawan (41), warga Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi.

“Mereka ditangkap di tempat yang berbeda. Faisal ditangkap lebih dulu, baru Hengky,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (26/02/2020).

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat, bahwa tersangka diduga kerap mengkonsumsi dan bertransaksi sabu di wilayah Bluto. Anggota kemudian melakukan penyelidikan dan mendapat informasi kalau tersangka Faisal akan melakukan transaksi di salah satu rumah kosong milik warga di Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto.

“Petugas pun langsung melakukan penggerebekan disertai penggeledahan. Di rumah kosong itu, tepatnya di teras, ditemukan satu poket/kantong plastik klip kecil berisi sabu yang dibungkus sobekan tisu,” ujar Widiarti.

Saat diinterogasi, tersangka Faisal mengakui bahwa sabu itu dibeli dari Hengky Kurniawan. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Hengky di rumahnya.

“Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti tepatnya di meja rias berupa sembilan poket sabu, dengan berat keseluruhan 3,88 gram. Sabu itu dibungkus sobekan tisu dan kertas yang disimpan pada sebuah kotak,” paparnya.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita 10 poket sabu, kemudian sobekan tisu untuk membungkus sabu, timbangan elektrikĀ  dan uang tunai Rp 300.000.

“Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” terang Widiarti. (tem/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar