Hukum & Kriminal

Polres Ponorogo Antisipasi Pemudik yang Nekat Masuk Lewat Jalur Tikus

Pos penjagaan bakal didirikan di perbatasan Ponorogo-Wonogiri. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Polri bakal memberlakukan penyekatan di sejumlah wilayah untuk mendukung kebijakan larangan mudik Lebaran tahun 2021. Tercatat ada 7 titik perbatasan yang dilakukan penyekatan untuk antisipasi masuknya pemudik ke daerah timur dari Pulau Jawa tersebut. Dari 7 titik penyekatan itu, Ponorogo tidak termasuk di dalamnya.

Meskipun begitu, Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur Azis tetap akan melakukan penyekatan di wilayan perbatasan. Terutama perbatasan antara Kabupaten Ponorogo Jatim dengan Kabupaten Wonogiri di Jateng. Pihaknya akan menerjunkan personil yang banyak di titik perbatasan tersebut. “Kami akan tetap melakukan penyekatan diperbatasan,” kata Azis saat ditemui di Mapolres Ponorogo, Rabu (21/4/2021).

Dia mengaku memang baru diumumkan bahwa Ponorogo bukan menjadi prioritas utama penyekatan. Namun pihaknya akan melakukan antisipasi di jalur-jalur tikus tersebut. Pihaknya tidak ingin kecolongan lagi. Sebab, menurut pengalaman tahun lalu, banyak pemudik yang masuk lewat perbatasan Ponorogo- Wonogiri.

“Akan kami dirikan pos penjagaan di titik perbatasan. Selain itu pos jaga juga akan didirikan di tempat-tempat wisata di bumi reyog,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur tercatat ada 7 titik penyekatan utama yang berbatasan. Diantaranya; Jalur Tol Ngawi – Solo, jalur Arteri Ngawi berbatasan dengan Sragen, Banyuwangi berbatasan dengan Bali, Magetan perbatasan dengan Karanganyar, Tuban berbatasan dengan Rembang, Pacitan perbatasan dengan Wonogiri, dan Bojonegoro berbatasan dengan Cepu. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar