Hukum & Kriminal

Polres Pamekasan Ungkap 14 Pelaku Tindak Kejahatan

Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan menangkap sebanyak 14 pelaku tindak kejahatan dari tiga jenis kasus berbeda selama hampir tiga pekan terakhir, khususnya pada awal Januari 2020. Terhitung sejak Rabu hingga Jum’at (1-17/1/2020) lalu.

Jumlah tersebut terdiri dari sembilan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, sisanya merupakan pelaku kasus kriminal berupa kasus pencurian hingga kasus pencabulan anak di bawah umur. Bahkan beberapa di antaranya tercatat sebagai siswa SMA.

Dari sembilan tersangka sabu, tiga orang di antaranya tercatat sebagai pemakai, yakni Achmad Farid Ahrori (27) warga Dusun Kaju Raje, Desa Panaguan, Moh Helmi (28) warga Dusun Bherhe’ Songai, Desa Grujugan dan MDS (15), siswa kelas I SMA, waraga Dusun Bherhe’ Songai, Desa Grujgan. Ketiganya dari Kecamatan Larangan, Pamekasan.

Enam tersangka lainnya berstatus pengedar, yakni Muhlis Adi Putra (24). Ruddin (32), keduanya warga Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Sampang. Igo Arizal (22) warga Dusun Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, serta Ruddin (32) dan Sarif (45). keduanya warga Dusun Jelbudan, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

“Para tersangka ini kita tangkap secara bertahap pada awal tahun, sementara untuk tersangka yang dibawah umur berkasnya sudah kami limpahkan ke jaksa penuntut umum. Mengenai apakah mendapatkan rehabilitasi, itu tergantung pengadilan” kataKapolres Pamekasan, AKBP Joko Lestari, Senin (20/1/2020).

Pada kasus penyalahgunaan barang haram jenis sabu, para tersangka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda. “Jadi mereka ada yang ditangkap di rumahnya, ada juga yang ditangkap di jalan (raya). Sementara barang bukti berupa 8,6 gram sabu, serta sebanyak 16 butir pil berlogo Y,” ungkapnya.

Untuk tersangka pencurian yakni, AZ (17) warga Dusun Utara Desa Billaan, Proppo, Pamekasan. Ahmad Rohmat (21) warga Desa Gulu Manjeng, Kecamatan Bluto, Sumenep. WSW (17) warga Desa Majungan, Pademawu dan CN (17), warga Desa Majungan, Pademawu, dan keduanya masih duduk di bangku SMA.

“Untuk kasus pencurian ponsel dengan pelaku wanita, lokasi kejadian di kolam renang Jl Purba (Pamekasan) pada Semtember 2019 lalu. Barangnya sudah dijual ke Sidoarjo dan baru ditangkap pada Jum’at lalu,” jelasnya.

Termasuk juga tersangka kasus pencurian motor atas nama Syamsul Arifin (22) warga Dusun Bherhe’, Desa Panagghuan, Proppo. Serta kasus persetubuhan terhadap gadis di bawah umur, Moh Fawaid Al-Humam (30).

“Untuk kasus sabu, penyidik terus melakukan pemeriksaan secara intensif. Dari mana pelaku yang mengedarkan sabu itu mendapat barangnya terus didalami, dan para pengedar ini semuanya kami tangkap di pinggir jalan, ketika mereka hendak menjual ke pada korbannya, namun tersangka keburu ditangkap,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar