Hukum & Kriminal

Polres Pamekasan Tangkap 3 Tersangka Kasus Pencurian

Pamekasan (beritajatim.com) – Tiga tersangka kasus pencairan dengan pemberatan diringkus jajaran aparat Polres Pamekasan, pasca beraksi di salah satu gudang perusahaan di Jl Raya Blumbungan, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kamis (17/9/2020) kemarin.

Ketiga tersangka masing-masing inisial MH (48) warga Desa Banyupelle, Palengaan, RS (21) warga Desa Kacok, Palengaan, serta inisial SRI (43) warga Desa Tlambeh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Ketiganya ditangkap dalam dalam rentang waktu relatif bersamaan.

“Ketiga tersangka ini terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan ditangkap setelah melakukan aksi pencurian di Kantor Pocary Swear di Jl Raya Blumbungan,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar dalam kegiatan Konferensi Pers di Mapolres Jl Stadion 81, Jumat (18/9/2020).

Dalam kasus tersebut, dua tersangka (MH dan SRI) berhasil masuk ke dalam gudang dan mengambil sejumlah barang berharga. Salah satunya berupa brankas dengan cara menggunakan troli untuk dimasukkan ke dalam mobil boks milik perusahaan. Sedangkan satu tersangka lainnya, RS bertugas di luar untuk memantau suasana.

“Saat beraksi, satu tersangka bertugas mengambil mobil boks dengan cara merusak kunci menggunakan kunci T, selanjutnya mereka berhasil membawa kabur dua brankas besar dan kecil yang berisi uang jutaan rupiah, lengkap dengan mobil boks milik perusahaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pengungkapan kasus tersebut dimulai dari laporan korban dan ditindaklanjuti dengan memburu tersangka. Hingga akhirnya keberadaan mobil boks terdeteksi berada di pinggir Jl Banyupelle, Palengaan. “Anggota kami melakukan penyelidikan dan pendalaman, sehingga berhasil menangkap RS,” jelasnya.

“Berdasar pengembangan kasus, akhirnya tertangkap dua tersangka lainnya, yakni MH dan SRI. Kedua tersangka hasil pengembangan ditangkap tanpa perlawanan di dua lokasi berbeda. Selanjutnya tersangka diamankan ke Mapolres Pamekasan,” imbuhnya.

Dari hasil penangkapan ketiga tersangka, terdapat sejumlah barang bukti yang juga diamankan petugas. Di antaranya 1 unit mobil Nopol W 1255 ZF, 1 brankas silver ukuran 60x 90 cm (dalam keadaan rusak), 1 brankas kecil ukuran 28×16 cm, satu pipa besi panjang 33 cm, 1 kunci pas, 2 palu, 1 anak kunci hingga uang tunai sekitar Rp 3,4 juta dan Rp 1,5 juta.

“Akibat aksi tersebut, ketiga tersangka dikenakan pasal 363 Ayat 1 Jo 40 dan 30 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini,” pungkas suksesor AKBP Djoko Lestari ini. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar