Hukum & Kriminal

Polres Mojokerto Gerebek Judi Sabung Ayam

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Khusus Resmob Satreskrim Polres Mojokerto menggerebek judi sabung ayam di Dusun Jelak, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Mojokerto.

Tak hanya mengamankan pelaku judi sabung ayam dan peralatannya, petugas juga mengamankan bong sabu.

Petugas mengamankan empat terduga pelaku, belasan ayam dan puluhan sepeda motor sebagai barang bukti dalam penggerekan yang dilakukan pada, Jumat (17/4/2020) pekan lalu. Petugas juga menemukan bong sabu terbuat dari botol kemasan minuman. Penggerebekan dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat.

Empat terduga pelaku masing-masing, Mistoyo (66) warga Dusun Lebaksono, Desa Lebaksono, Hadi (62) warga Dusun Panggreman, Desa Tunggalpager, Hari Suyanto (62) Warga Dusun Punggingkrisik, Desa Balongmasin dan Wasis (43) warga Dusun Pekojo, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Sementara barang bukti yang diamankan, 15 ekor ayam yang dipakai aduan, dua buah kleber untuk aduan ayam, tiga buah jam dinding, tiga buku catatan penombok, lima buah kisau ayam, satu buah pedang dengan panjang 60 cm dan satu buah bola lampu. Tak hanya itu, 20 unit sepeda motor dan dua mobil yang berada di lokasi dan uang tunai Rp520 ribu sebagai taruhan juga turut disita petugas.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Prima Yoga mengatakan, penyelenggara judi sabung ayam berinisial WR masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “WR sendiri sekarang masih DPO. WR berhasil melarikan diri saat petugas datang ke lokasi. Kami masih melakukan pengejaran,” ungkapnya, Kamis (23/4/2020).

Sementara, empat terduga pelaku setelah dilakukan pemeriksaan 1×24 jam, tidak dilakukan penahanan. Lantaran kapasitas tahanan di Mapolres Mojokerto overload, sementara selama pandemi virus corona Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto tidak mau menerima titipan tahanan dari polsek ataupun Polres Mojokerto karena penuh.

“Jadi mereka hanya diminta wajib lapor ke Mapolres dua kali dalam seminggu. Dari penggrebekan itu, kami juga dapati satu bong sabu dari botol minuman. Saat ini, kepemilikan bong sabu ini masih didalami dan dikembangkan oleh tim di lapangan. Terduga pelaku dijerat pasal 303 KUHP Juncto Undang-Undang Nomor 07 tahun 74 tentang Perjudian dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan,” pungkasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar