Hukum & Kriminal

Polres Mojokerto Amankan Penganiaya Pegawai Cafe

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis kasus penganiayaan berujung pembunuhan karyawan cafe.

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satreskrim Polres Mojokerto berhasil mengungkap kasus penganiayaan berujung pembunuhan yang menimpa karyawan cafe, Ananda Putra Wiyanto (18). Pelaku yakni Mako Abrianto Kartika Yudha (20) warga Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, Satreskrim Polres Mojokerto mengungkap kasus dugaan pembunuhan, penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan dua orang pelaku. “Penangkapan pelaku berdasarkan laporan ibu korban pada tanggal 5 Januari 2021 lalu,” ungkapnya, Senin (25/1/2021).

Ibu korban, Wiwik Nur Astutik (37) melaporkan ke Polres Mojokerto terkait kematian anaknya yang dinilai tidak wajar. Satreskrim Polres Mojokerto langsung membentuk tim investigasi khusus untuk mengungkapkan kematian karyawan cafe warga Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto tersebut.

“Informasi yang diberikan orang tua korban, tim langsung pengecekan TKP korban sering berkumpul bersama teman-temannya hingga melakukan pembongkaran makam. Jenazah korban otopsi dan hasilnya ditemukan terdapat benturan benda tumpul yang mengakibatkan pendarahan di otak korban,” katanya.

Tim investigasi langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dan berhasil mengamankan tersangka utama penganiayaan berujung pembunuhan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Wiwik Nur Astutik (37) dan Agus Heriyanto (41) tersebut. Pelaku berhasil diamankan di Kawasan Nguling, Kabupaten Pasuruan pada, Minggu (24/1/2021) sekira pukul 17.30 WIB.

“Dan alhamdulillah, semalam tersangka utama berhasil diamankan. Hasil pemeriksaan, tersangka melakukan aksi tersebut bersama satu orang temannya, MTR (16) yang saat ini masih dalam proses penyidikan. Petugas masih melalukan penyidikan apakah ada tersangka lain dalam kasus ini,” ujarnya.

Kasus pembunuhan tersebut berawal saat korban yang baru bekerja tiga hari di Cafe Gama Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada, Sabtu (27/12/2020) sekira pukul 21.00 WIB didatangi pemilik cafe. Korban diajak ke rumahnya di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Bersama pemilik cafe, satu pria dan dua orang perempuan, korban naik mobil ke rumah pemilik cafe. Keesokan harinya, Minggu (27/12/2020) sekira pukul 13.00 WIB, ibu korban mendapatkan kabar dari pemilik cafe jika korban mengalami kecelakaan dan dirawat di RSUD Sidoarjo.

Kondisi korban saat itu koma dan menjalani operasi sekira pukul 20.00 WIB karena terdapat pembekuan darah di otak. Namun korban kemudian koma selama delapan hari dan dinyatakan meninggal pada, Minggu (3/1/2021) sekira pukul 10.00 WIB. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar