Hukum & Kriminal

Polres Mojokerto Amankan 13 Tersangka dengan BB 18,68 Gram Sabu dan 2.124 Butir Pil Double L

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung merealese 13 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 13 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto diamankan dalam kurun waktu dua minggu. Dari 13 tersangka tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 18,68 gram dan pil double L sebanyak 2.124 butir.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, anggota Satnarkoba dan jajaran berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu dan double L. “Dalam 10 hari, dari hasil ungkap diperoleh tersangka 13 orang dengan barang bukti sabu seberat 18,68 gram dan pil double L sebanyak 2.124 butir,” ungkapnya, Rabu (12/2/2020).

Dari 13 tersangka yang diamankan tersebut merupakan pengedar mayoritas berasal dari Mojokerto. Sasaran peredaran narkoba para tersangka merupakan pengguna usia produktif, seperti anak sekolah, karyawan dan swasta. Kapolres menilai Kabupaten Mojokerto menjadi sasaran pengedar untuk menjual barang haram tersebut.

“Kasus ini ada dari luar dan ada yang dikendalikan dari Lapas. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk memperoleh pengedar maupun pelaku narkotika lainnya dan kita harapkan bisa ungkap yang lebih besar. Ini menjadi pembelajaran dan efek jera bagi para tersangka karena sudah mengedarkan barang haram di wilayah Mojokerto,” katanya.

Dari 13 tersangka tersebut, enam tersangka diamankan anggota Satnarkoba dan tujuh tersangka lainnya diamankan polsek jajaran. Yakni Polsek Trawas, Polres Mojosari, Polsek Trowulan, Polsek Kutorejo, Polsek Pacet, masing-masing satu tersangka dan dua tersangka dari Polsek Ngoro.

Sementara barang bukti yang diamankan dari 13 tersangka tersebut, sabu yang diamankan Satnarkoba sebanyak 12,58 gram dan Polsek jajaran sebanyak 3,68 gram. Untuk barang bukti jenis pil double L, Polsek Pacet mengamankan 1.384 butir, Polsek Trawas sebanyak 700 butir dan Polsek Trowulan 40 butir.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 5 tahun.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar