Hukum & Kriminal

Polres Malang Terima Laporan Dugaan Politik Uang, Tunggu Verifikasi Bawaslu

Malang (beritajatim.com) – Laporan dugaan politik uang sudah diterima Polres Malang dari masyarakat. Hal ini disampaikan Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar usai apel gelar pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara atau TPS di halaman Stadion Kanjuruhan, Kota Kepanjen, Selasa (8/12/2020).

“Ada beberapa laporan, saat ini sedang di verifikasi Bawaslu. Nanti kalau Bawaslu itu tindak pidana Pilkada, nanti akan dilimpahkan ke kita,” tegas Hendri.

Hendri menjelaskan, hingga saat ini Satgas Money Politics terus bergerak untuk meringkus oknum-oknum yang ingin menjalankan praktik-praktik kotor menjelang pencoblosan. Satgas Money Politics ini bertugas 24 jam.

“Satgas Money Politics saat ini bergerak semua di lapangan. Karena memang saya targetkan mereka harus ada upaya tangkap tangan, terhadap aksi-aksi misalnya ada sekelompok orang yang berusaha menggunakan praktek-praktek money politics ini, membagikan uang, mungkin serangan fajar. Nanti malam akan kita optimalkan bergerak semuanya untuk memastikan tidak ada praktek-praktek seperti itu,” papar Hendri.

Pria yang sebelumnya menjabat Kasubbag Bungkol Spripim Polri menjelaskan, ada beberapa wilayah yang diindikasikan telah menjadi sasaran politik uang. Wilayah tersebut diantaranya, Kecamatan Poncokusumo dan Kalipare. “Poncokusumo dan Kalipare. Ini masih saya dalami terus,” Hendri mengakhiri. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar