Hukum & Kriminal

Polres Malang Telusuri Pencemaran Air PDAM Kota Malang, Periksa 12 Pegawai

Wali Kota Malang, Sutiaji melakukan sidak ke tandon air Wendit milik PDAM Kota Malang karena tercemar solar.

Malang(beritajatim.com) – Polres Malang terus melakukan penyidikan atas kasus pencemaran air PDAM Kota Malang dengan solar sebanyak 2 ribu liter. Laporan itu telah masuk ke polisi, dan dilaporkan oleh PDAM Kota Malang ke Polres Malang.

“Kasusnya sedang kami tangani sedang proses penyelidikan. Kami sedang melakukan pemeriksaan kepada operator di sumber air Wendit milik PDAM Kota Malang,” ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Kamis (26/11/2020).

Dalam kasus ini hampir separuh pelanggan air PDAM Kota Malang terdampak. Air yang mereka konsumsi berbau solar. Untuk menguras air dari solar beberapa pelanggan bahkan sempat terdampak, aliran air mereka mampet untuk sementara waktu. Pelanggan merasa dirugikan karena air yang terdampak solar juga membahayakan kesehatan mereka.

“Nanti akan kami pastikan apakah ada unsur kelalaian di sana atau murni karena ada hal-hal yang tidak bisa dihindari di sana. Ada sekitar 12 orang yang diperiksa. Dari operator yang ada di Wendit. Di sana kan ada pompanya ada operatornya, di situ terus ada petugas-petugas yang lainnya itu kami terus lakukan pemeriksaan,” papar Hendri Umar.

Hendri Umar mengatakan, penyidikan lanjutan Polisi akan menambah jumlah saksi sebelum mengerucutkan kasus pencemaran solar pada aliran air PDAM Kota Malang. Beberapa yang akan diperiksa adalah para teknisi PDAM yang ada di sumber air Wendit.

“Nanti juga akan kami tambahkan dengan teknisi-teknisi yang lain atau yang ahli dalam bidang tersebut ketika mereka berada dalam situasi khusus yang berlangsung (saat pencemaran),” tandasnya. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar