Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

PPKM Darurat

Polres Malang Siap Tindak Apotek yang Jual Obat di Atas HET

Malang (beritajatim.com) – Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memerintahkan jajarannya untuk mengecek langsung harga obat di apotek. Hal itu guna mengantisipasi lonjakan harga obat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam masa pandemi, Sabtu (3/7/2021).

Pengecekan ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor: HK.01.07/Menkes/VI/4826/2021, tentang harga eceran tertinggi obat di masa pandemi covid-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

 

“Pelaksanaan kegiatan berdasarkan Kemenkes RI dan yang terbaru adalah instruksi dari Kabareskrim Polri Komjen Agus Anrianto usai zoom meeting dengan Koordinator PPKM darurat, Luhut Binsar Panjaitan,” kata Bagoes, Sabtu (3/7/2021) malam.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Baralangi menjelaskan, pengecekan HET dilakukan di dua tempat, yakni apotek Kimia Farma dan Petra Kepanjen. “Kami cek di dua apotek, harga obat eceran masih stabil,” tegas Donny.

Donny menerangkan, pengecekan dan pemantauan di apotek akan rutin digelar selama pemberlakuan PPKM darurat di Malang. “Rutin kita gelar. Ada pula petugas piket Reskrim yang siap bergerak jika terima aduan lonjakan harga obat, ini wujud respon kami dalam menjaga stabilnya harga obat eceran bagi masyarakat,” ucap Donny.

Donny menambahkan, jika ditemukan apotek yang menaikan harga obat di luar harga eceran maka pihaknya akan bertindak tegas. “Jika ada yang main-main. Kami tindak,” pungkasnya. [yog/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar