Hukum & Kriminal

Polres Malang Kota Ungkap Jaringan Pengedar Narkoba Wanita di Bawah Umur

Rilis narkoba Polresta Malang Kota.

Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota menangkap jaringan narkoba di Kota Malang. Pengungkapan jaringan narkoba ini berawal dari pengkapan wanita di bawah umur SHS yang menjadi kurir narkoba di kawasan GOR Ken Arok, Kota Malang. Wanita itu ditangkap dengan barang bukti, sabu di kantong.

“Setelah kita tangkap kita lakukan pengembangan. Ternyata wanita di bawah umur ini dapat narkoba dari SI dan YI warga Kabupaten Malang. Dari YI kita temukan barang bukti empat klip sabu,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Kamis, (6/2/2020).

Setelah menggeledah di rumah YI, polisi melanjutkan penggeledahan di rumah SI. Di rumah SI, polisi menyita banyak barang bukti diantaranya, sabu seberat 1,6 ons, ganja seberat 1,2 kg, pil koplo sebanyak 87 ribu butir. Jaringan narkoba ini mengaku hanya berperan sebagai kurir di wilayah Malang Raya.

“Mereka hanya kurir, sementara bandarnya atau pemasoknya warga Caruban, Madiun dengan inisial Pak Tani. Mereka mendapat perintah dan kiriman dari Pak Tani, selanjutnya mereka menaruh narkoba secara ranjau,” papar Leo.

Selain menemukan barang bukti narkoba, polisi juga menemukan dua kotak menyerupai kamus bahasa Inggris. Kotak kamus bahasa Inggris palsu ini digunakan sebagai sarana transaksi narkoba untuk mengelabuhi pantauan polisi.

“Ini modus baru, mereka menyimpanya di dalam kotak kamus bahasa Inggris palsu. Barang ditaruh di dalamnya. Mereka membeli dari internet, dan belajar membungkus dari internet,” tandas Leo.

Akibat perbuatanya, mereka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan atau 112 ayat 2 dan 111 (2), UU RI 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Sementara untum SHS, kurir narkoba wanita di bawah umur ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar