Hukum & Kriminal

Polres Malang Kota Periksa 18 Saksi Untuk Jerat Guru Predator Sebagai Tersangka

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna

Malang (beritajatim.com) – Guru olahraga berinisial IS di sebuah SDN di kawasan Kauman, Klojen, Kota Malang, bakal segera ditetapkan tersangka usai pemeriksaan oleh penyidik Polres Malang Kota rampung. Polres Malang Kota kini telah mengumpulkan bukti-bukti dari para saksi.

“Proses sudah masuk penyidikan sekarang. Sudah mengakui. Pemeriksaan saksi akan kita lengkapi kita perbaruhi sebelum ditetapkan tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Selasa, (26/2/2019).

Komang mengatakan sudah ada 18 saksi yang diperiksa dalam dugaan pelecehan seksual kepada puluhan siswa ini. Mereka terdiri dari korban, wali murid, komite sekolah, kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Malang.

“Total saksi yang diperiksa 18 orang dari berbagai unsur. Semua berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual oleh terlapor yang dilakukan pada, Desember 2018 silam,” papar Komang.

Sementara itu, Komang menegaskan tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam pengungkapan kasus pelecehan seksual ini. Menurutnya, lamanya proses penyidikan karena ada tahapan yang harus dilalui oleh penyidik Polres Malang Kota.

“Secara garis besar tidak ada kendala, kenapa berminggu-minggu karena ada proses yang harus dilewati. Akibat perbuatannya, IS terancam dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar