Hukum & Kriminal

Polres Malang Janji Pekan Depan Kasus Pencemaran Air PDAM Rampung

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar

Malang(beritajatim.com) – Polres Malang masih melakukan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi atas kasus tercemarnya aliran air PDAM Kota Malang dengan 2 ribu liter solar. Dampak dari pencemaran ini hampir separuh pelanggan PDAM Kota Malang merasakan air yang mereka konsumsi beraroma solar.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menargetkan dalam sepekan kasus pencemaran aliran air PDAM Kota Malang rampung. Saat ini polisi sedang mengebut proses penyidikan hingga kasus pencemaran ini terungkap secara terang. Sebab, hal yang paling dirugikan adalah masyarakat selaku pelanggan PDAM.

“Semoga dalam satu Minggu ini kami bisa memberikan hasil dari penyidikan kasus ini kepada rekan-rekan di PDAM Wendit ini. Nanti dari hasil penyidikan keseluruhan baru bisa kami infokan,” kata Hendri Umar, Kamis (26/11/2020).

Hendri Umar mengatakan, penyidikan lanjutan Polisi akan menambah jumlah saksi sebelum mengerucutkan kasus pencemaran solar pada aliran air PDAM Kota Malang. Beberapa yang akan diperiksa adalah para teknisi PDAM yang ada di sumber air Wendit.

“Nanti juga akan kami tambahkan dengan teknisi-teknisi yang lain atau yang ahli dalam bidang tersebut ketika mereka berada dalam situasi khusus yang berlangsung (saat pencemaran),” ujar Hendri.

Dalam kasus ini hampir separuh pelanggan air PDAM Kota Malang terdampak. Air yang mereka konsumsi berbau solar. Untuk menguras air dari solar beberapa pelanggan bahkan sempat terdampak, aliran air mereka mampet untuk sementara waktu. Pelanggan merasa dirugikan karena air yang terdampak solar juga membahayakan kesehatan mereka.

“Nanti akan kami pastikan apakah ada unsur kelalaian di sana atau murni karena ada hal-hal yang tidak bisa dihindari di sana. Ada sekitar 12 orang yang diperiksa. Dari operator yang ada di Wendit. Di sana kan ada pompanya ada operatornya, di situ terus ada petugas-petugas yang lainnya itu kami terus lakukan pemeriksaan,” tandas Hendri Umar. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar