Hukum & Kriminal

Polres Magetan Masih Dalami Dugaan Pencabulan Kades

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan

Magetan (beritajatim.com) – Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan akhirnya angkat bicara soal dugaan pencabulan yang dilakukan kepala desa berinisial DHS pada salah satu mahasiswi yang tengah melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Lembeyan.

Ridwan bercerita, pihaknya juga sudah menelisik kasus itu meski tidak ada laporan ke Kepolisian. Bersama dengan tim yang diterjunkan Bupati Magetan, pihaknya telah menelisik kebenaran kasus tersebut.

“Terkait kasus yang viral di Kediren itu, anggota kami sudah melakukan pendalaman. Karena dari informasi yang kami terima kan yang merasa jadi korban dan terduga pelaku ini sudah mediasi. Tapi kami tetap dalami soal ini,” kata Ridwan saat ditemui di Ruang Pesat Gatra Mako Polres Magetan, Kamis (9/2/2023).

Hasil penelusuran tersebut, kata Ridwan, masih akan dibicarakan dalam rapat tim gabungan. Dia belum bisa memberikan keterangan

“Insya Allah hari ini nanti kami akan rapat dan membahas kasus ini. Yang jelas, kami dari kepolisian sudah mendalami kasus ini,” kata Ridwan.

Diberitskan sebelumnya, meski sudah ada kata damai antara Kades Kediren, Lembeyan, Magetan, dan mahasiswi KKN yang merasa menjadi korban pencabulan, Bupati Magetan Suprawoto tetap menerjunkan tim untuk menelisik soal kebenaran itu.

Tim tersebut diturunkan lantaran ada pengaduan dari warga Kediren yang menerangkan sejumlah fakta lain selain adanya pencabulan. Bahkan, warga meminta jika kades berinisial DHS itu dinonaktifkan. Mereka wadul ke Camat Lembeyan Samsi Hidayat pada Kamis (2/2/2023) lalu.

“Saya menurunkan tim agar bisa diklarifikasi kebenaran terkait masalah Kades Kediren.Sehingga nantinya bisa disimpulkan dan tindakan yang adil,” kata Kang Woto, sapaan akrab Bupati Suprawoto. [fiq/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV dan Foto

BPOM RI Segel Jamu Tradisional di Banyuwangi

Korban Pelecehan Harus Berani Lapor

Coba Yuk Spa Kurma di Surabaya