Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polres Magetan Amankan Motor Knalpot Brong dan Ban Cacing

Polres Magetan mengamankan 25 motor berknalpot brong dalam Giat Ops Zebra Semeru 2021 di kawasan Alun-Alun Magetan, Sabtu (20/11/2021) malam.

Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan mengamankan 25 motor berknalpot brong dalam Giat Ops Zebra Semeru 2021 di kawasan Alun-Alun Magetan, Sabtu (20/11/2021) malam. Motor para pelanggar tak hanya berknalpot brong, tapi juga menggunakan ban berukuran kecil atau ban cacing. Kendaraan juga sudah dimodifikasi dengan standar yang tak sesuai dengan pabrikan.

Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan banyak laporan masyarakat yang mengeluh mendengar suara bising dari knalpot brong. Pihaknya, lantas melakukan patroli dan banyak ditemukan pengguna kendaraan tak sesuai standar.

“Kami tindak tegas para pengendara yang memodifikasi kendaraannya menggunakan ban cacing hingga knalpot brong. Bagi pengendara yang melanggar, akan dikenai tilang serta motornya kami amankan,” katanya.

Penggunaan knalpot brong bersuara keras juga akan melanggar ketentuan yang ada di Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru.

Kuncahyo menyebut bagi pelanggar yang hendak mengambil kembali motornya di kantor, mereka harus membawa surat-surat kendaraan. Sekaligus, mengganti spesifikasi motor sesuai standarnya.

“Kami lakukan penyitaan knalpot brong dan ban kecil hasil dari giat Ops Zebra Semeru 2021. Nantinya, akan dimusnahkan bersama pihak-pihak terkait,” lanjutnya.

Polres Magetan mengamankan 25 motor berknalpot brong dalam Giat Ops Zebra Semeru 2021 di kawasan Alun-Alun Magetan, Sabtu (20/11/2021) malam.

Pihaknya selalu mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan dan rambu lalu lintas yang ada saat berkendara. Termasuk menggunakan knalpot sesuai dengan standar yang ditentukan, serta karena saat masih masa Pandemi belum berakhir agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, saat ini sedang digelar Operasi Zebra Semeru 2021 dalam upaya antisipasi jelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.  Tujuan menekan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan dari pelanggar yang tidak tertib berlalu lintas. (fiq/ted) 


Apa Reaksi Anda?

Komentar