Hukum & Kriminal

Polres Lumajang Tangkap 2 Pengedar Pil Koplo

Lumajang (beritajatim.com) – Tim Satreskoba Polres Lumajang berhasil menangkap 2 pengedar pil koplo sebagai pengganti miras. Kedua pelaku yakni, Deny Susanto (22) warga Desa Besuk Kecamatan Tempeh, Galu Eka (28) warga Kelurahan Kepuharjo Kecamatan Kota Lumajang ditangkap saat menunggu pembeli.

Informasi dihimpun saat rilis di Mapolres Lumajang, Jum’at (6/12/2019), petugas mendapat laporan terkait gerak gerik dua pelaku yang sering menjual pil koplo pada anak muda. Kemudian dilakukan pengintaian terhadap 2 tersangka.

Saat pelaku Deny sedang melayani pembeli pil koplo dirumahnya. Petugas langsung mengrebeknya dan menemukan ratusan butir pil koplo berlogo DMP dan Y.

Ketika dilakukan pengembangan, Deni bisnis jualan pil koplo bersama Galuh Eka dari Kepuharjo. Kemudian dilakukan penangkapan dan keduany mengaku mendapatkan barang haram dari kiriman seseorang asal Jember.

“Mereka ini mau merusak generasi muda dengan menjual obat keras berbahaya untuk kepentingan dirinya sendiri,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar dihadapan wartawan.

Menurut dia, dampak dari pembeli mengkonsumsi pil koplo bisa merusak syaraf dan otak. Apalagi obat yang dijual dalam pengawasan  kementerian kesehatan.

“Kami minta Kasatreskoba untuk lebih inten dalam mengungkap peredaran pil koplo,” jelasnya.

Kini kedua pelaku ditahan di Mapolres Lumajang untuk mempertangggung jawabkan perbuatanya. Mereka dijerat Undang-Undang tentang Kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar