Hukum & Kriminal

Awas Narkoba

Polres Lumajang Gelar Rekonstruksi Kurir Sabu 4,87 Gram

Kapolres Lumajang menunjukan BB 4,87 gram sabu

Lumajang (beritajatim.com) – Polres Lumajang melakukan rekonstruksi pengungkapan kurir sabu bernama Hanif Rohman (27) warga Desa Tempeh Lor Kecamatan Tempeh yang disimpan di dalam tas koper, Senin (28/10/2019).

Didalam tas koper tersebut tersimpan 5 plastik berisi sabu yang dibungkus dalam plastik ber tuliskan teh hijau 4,87 Kg.

Kedatangan Tim Cobra bersama Kapolres AKBP Arsal Sahban mendapat perhatian wargas setempat. Pasalnya, warga Tempeh Lor tak menyangka ada kuri narkoba jenis sabu-sabu adalah tetangganya.

Dari rekontruksi, pelaku memperagakan cara mengemas sabu-sabu. Dari Ke 4 plastik tersebut berisikan sabu seberat masing-masing 1,04 Kg dan 1 plastik berisi sabu seberat 0,66 Kg karena satu plastik tersebut rusak. Kemudian dimasukan dalam koper untuk diantar pemesanya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan, segala upaya dihalalkan oleh para kurir dan Bandar Narkoba untuk dapat lolos dari pemeriksaan petugas. Meski sudah semakin diperketat, namun para tersangka tidak kehabisan akal untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

“Upaya tersebut dilakukan untuk mengelabuhi pemeriksaan petugas, tapi tidak dapat mengelabuhi kami,” ungkapnya.

Hanif mengaku mendapat pesanan untuk mengirim barang narkoba dari kenalan di facebook. Awalnya hanya mendapat bayaran 10 juta dan terakhir hendak diganjar 50 juta hingga ditangkap petugas. “Barang didapat dari Madura,” ungkapnya.

Pelaku melanggar Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI No. 35 th 2009 dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah.

“Karena memang terbukti menyimpan, mengedarkan dan juga menggunakan narkotika tersebut,” jelas Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Ernowo. (har/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar