Hukum & Kriminal

Tekan Kejahatan Jalanan

Polres Lumajang Akan Intensifkan Operasi Motor Bodong

Lumajang (beritajatim.com) – Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban akan terus mengintensifkan operasi motor bodong ke desa-desa dalam menekan aksi kriminalitas. Pasalnya, ditengah masyarakat banyak sekali motor hasil curian dibeli oleh warga dengan harga murah.

“Operasi motor bodong untuk menekan angka kriminalitas dan masyarakat Lumajang tidak membeli motor curian,” ungkap Arsal pada wartawan, Kamis (2/4/2019).

Masih kata, dari laporangan masyarakat dan saat melakukan pencarian sapi warga dicuri maling. Diketahui banyak warga memiliki motor tanpa dilengkapi surat resmi kepemilikan.

“Atas dasar ini, kami kemudian bergerak untuk preventif pada masyarakat,” paparnya.

Polres Lumajang juga kerap mendapati para pelaku kejahatan dalam aksinya menggunakan motor hasil curian dan tanpa kelengkapan surat-suratnya. Selain itu, ada laporan motor hasil curian dijual berkisar Rp. 2 juta hingga Rp. 1,5 juta.

“Jujur saya kaget, kita sedang aktif memburu pelaku kejahatan, ternyata banyak masyarakat Lumajang memiliki motor bodong,” ungkap Arsal.

Dari operasi pertama untuk pengeledahan rumah warga di Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung, polisi mendapati 17 motor bodong.

“Bayangkaan jika disatu desa ada 17 motor bodong dan jumlah desanya di Lumajang 198, bisa ada ratusan motor tanpa identitas dong,” pungkasnya. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar