Hukum & Kriminal

Polres Kediri Ungkap 303 Kasus Pidana dan Narkoba

Kediri (beritajatim.com) – Polres Kediri berhasil mengungkap ratusan kasus tindak pidana dan penyalahgunaan narkoba selama Januari hingga November 2020. Sejumlah temuan kasus tersebut telah diselesaikan.

“Sebanyak 419 kasus laporan yang masuk, total kami bisa ungkap ada 303 kasus atau 72,5 persen prosesentase yang berhasil diselesaikan,” jelas Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Kamis (3/12/2020).

Jika dibandingkan pada 2019, angka pengungkapan kasus ini naik sebesar 0.9 persen. “Kasus yang paling banyak adalah pencurian dengan kekerasan seperti kasus nasabah bank modus coblos ban dan berhasil menangkap 3 pelaku. Selanjuutnya ada pencurian ponsel. Pelaku merupakan residivis 10 kali,” imbuhnya.

Untuk kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasaan yang dilaporkan ada 44 kasus dan berhasil diungkap 39 kasus atau 88,6 persen. “Ada lagi kasus penipuan dengan penggelapan tertinggi sebanyak 100 laporan dan berhasil diungkap 78 kasus,” terang Lukman.

Sementara itu terkait kasus penyalahgunaan narkoba, Polres Kediri berhasil ungkap 252 laporan. “Jumlah pelaku yang ditangkap ada 281 orang terdiri dari 281 perannya beda kurir 15 tersangka, 183 pengedar, dan 83 pemakai. Kami menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 432, 11 gram, Inek 4 butir, Psikotropika 57 butir, pil dobel L 1.349.398 butir , jenis Y 311 butir, jenis dmp 10.000 butir, arkine 30 butir, trihexyphenidil 32 butir,” tuturnya.

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Sementara itu, kasus lalu lintas, Polres Kediri berhasil menindak 20.357 pelanggar. “Jika dibandingkan pada 2019 angka pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan, karena pada 2020 masa pandemi covid-19. Kami memahami situasi masyarakat anggota satuan lalu lintas Polres Kediri hanya melakukan tindakan peneguran simpatik,” jelasnya.

Sementara itu untuk kasus kecelakaan lalu lintas Lukman menyebut trennya menurun jika dibandingkan tahun lalu. “Perlu diketahui untuk tahun 2020 ini total ada 934 peristiwa kecelakaan lalu lintas, namun jika dibandingkan pada 2019 ada sebanyak 1402 kasus. Artinya tren angka kecelakaan lalu lintas ini cenderung turun,” pungkasnya. [nm/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar