Hukum & Kriminal

Polres Kediri Amankan 4 Kg Bubuk Petasan

Kediri (beritajatim.com) — Tiga penjual bahan peledak dari bubuk petasan asal Kediri diamankan polisi. Mereka, Putra Satria dan Hakim Junaidi, keduanya warga Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 4 kg bahan peledak. Saat ini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Kediri.

Sementara itu, dari hasil pengembangan, petugas melakukan penangkapan terhadap Muhaimin, warga Desa Ngampel, Kecamatan Papar.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku ini berawal informasi masyarakat ada penjual petasan di wilayah Pare dan Papar. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku Putra Satria.

“Kita langsung melakukan penangkapan terhadap keduanya yang merupakan tetangga satu desa,” ungkap AKBP Roni Faisal Senin (20/5/2019)

Tersangka Putra mengaku, mendapatkan pasokan bubuk petasan dari pelaku Hakim Junaidi. Polisi kemudian melakukan pengembangan lagi, hasilnya mereka mengaku mendapatkan barang dari Muhaimin.

Sementara itu dari tangan para pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa 4 kg bubuk petasan dan 15 helai sumbu petasan.

Selain berbahaya, penggunaan petasan sendiri banyak mendapat keluhan dari masyarakat. Masyarakat merasa terganggu akan bunyi ledakan yang cukup besar. Para pelaku dijerat dengan UU Darurat. Kapolres mengimbau masyarakat tidak membeli petasan jenis apapun untuk menjaga kamtibmas selama bulan Ramadan. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar